Headline News

Perlawanan Palestina Puji Operasi Penembakan ke Pemukim Ilegal

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM – Gerakan perlawanan Palestina memuji operasi penembakan terhadap pemukim ekstremis di luar pos pemukiman ilegal di bagian utara Tepi Barat yang diduduki. Mereka menyatakan bahwa insiden itu adalah tanggapan wajar terhadap kejahatan yang dilakukan oleh Israel setiap hari.

Serangan terjadi di sepanjang jalan di luar pos terdepan Homesh, yang terletak di sebelah barat kota Nablus di Tepi Barat yang diduduki dan di utara pemukiman Shavei Shomron, pada Kamis malam. Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Menurut petugas medis, seorang pria Israel terluka parah oleh tembakan, dan dua lainnya terluka ringan oleh pecahan kaca yang beterbangan.

Ketiganya tampaknya adalah siswa di sebuah sekolah agama di puncak bukit terdekat. Korban tewas akibat penembakan itu kemudian dikatakan sebagai Yehudah Dimentman yang berusia 25 tahun.

BACA JUGA:

“Kami mengucapkan selamat atas operasi heroik di Nablus melawan pasukan pendudukan dan pemukim pembunuh, karena itu sejalan dengan perjuangan habis-habisan bangsa Palestina,” kata juru bicara Hamas Hazem Qasim dalam sebuah pernyataan.

“Operasi itu membuktikan sekali lagi bahwa orang-orang heroik kami di Tepi Barat akan melanjutkan perjuangan sah mereka, sampai mereka mengusir rezim pendudukan dari seluruh wilayah Palestina dan mengusir para pemukim,” tambahnya.

“Semangat perlawanan dan pengorbanan, yang berlaku di kota-kota Tepi Barat, adalah penjamin utama kemenangan rakyat kita. Ini akan membantu mereka mencapai tujuan mereka untuk membebaskan tanah air dan memulangkan para pengungsi,” kata Qasim.

Gerakan perlawanan Jihad Islam juga memuji “operasi heroik” di Tepi Barat.

“Kami memberkati operasi heroik yang dilakukan oleh pejuang perlawanan heroik dari antara orang-orang kami, yang dilakukan sebagai respon sah atas kejahatan tentara pendudukan dan pemukim,” kata Tariq Izz al-Din, juru bicara gerakan tersebut.

BACA JUGA:

Dia menambahkan, “Front perlawanan tidak bisa duduk diam mengingat terorisme pasukan pendudukan terhadap pria dan wanita Palestina yang dipenjara, serta terhadap anak-anak Palestina di bawah umur. Kejahatan penjajah akan dibalas di mana saja.”

“Operasi itu menegaskan kekuatan dan dinamisme front perlawanan, terlepas dari semua tindakan yang diambil oleh rezim pendudukan untuk menganiaya dan menangkap pasukannya. Perlawanan akan bergerak maju, dan akan memiliki pengaruh di semua bidang,” kata Izz al-Din. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: