Headline News

Petama Kali! Pejabat Zionis Akui Israel Terlibat Pembunuhan Soleimani

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM – Mantan kepala intelijen militer Zionis Mayor Jenderal Tamir Hayman mengatakan bahwa rezim Tel Aviv terlibat dalam pembunuhan terhadap komandan anti-teror Iran, Letnan Jenderal Qassem Soleimani, dalam serangan pesawat tak berawak AS di dekat bandara internasional ibukota Irak, tahun 2020.

“Pembunuhan Soleimani adalah sebuah pencapaian, karena musuh utama kami, di mata saya, adalah orang-orang Iran,” kata Hayman kepada majalah Malam dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh Pusat Peringatan dan Warisan Intelijen ‘Israel’.

Pernyataan Hayman menandai pertama kalinya seorang pejabat tinggi Zionis mengkonfirmasi peran rezim pendudukan Israel dalam operasi yang dipimpin AS.

Pada bulan Mei lalu, dilaporkan bahwa rezim Tel Aviv memberi AS dukungan intelijen utama, termasuk melacak ponsel Jenderal Soleimani.

BACA JUGA:

“Di Tel Aviv, penghubung Komando Operasi Khusus Gabungan AS bekerja dengan rekan-rekan Israel mereka untuk membantu melacak pola ponsel Soleimani,” lapor Yahoo News pada 8 Mei. “Israel, yang memiliki akses ke nomor Soleimani, memberikannya ke Amerika, yang melacak Soleimani dan teleponnya saat itu ke Baghdad.”

Jul 7, 2022

Dalam sambutannya pada Oktober lalu, Hayman mengatakan pembunuhan itu membuat “kontribusi signifikan” bagi keamanan rezim Zionis, setelah mengatakan bahwa itu adalah “salah satu peristiwa paling signifikan dan penting di zaman saya.”

Jenderal Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Pengawal Revolusi Islam Iran [IRG], dan rekan sejawatnya di Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, wakil kepala Unit Mobilisasi Populer Irak [PMU], dibunuh bersama dengan rekan-rekan mereka dalam serangan teroris drone AS yang disahkan oleh Trump di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020.

Dua hari kemudian, anggota parlemen Irak menyetujui RUU yang menuntut penarikan semua pasukan militer asing pimpinan Amerika Serikat dari negara itu. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: