Israel Kembali Suarakan Kekhawatiran atas Kesepakatan Nuklir Iran

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan bahwa Israel akan lebih memilih Amerika Serikat dan negara-negara lain untuk menarik diri dari pembicaraan nuklir dengan Iran daripada mengejar apa yang disebutnya “kesepakatan buruk.”

“Kami tidak punya masalah dengan kesepakatan itu. Kesepakatan yang baik adalah hal yang baik. Opsi terbaik kedua (berikutnya) adalah tidak setuju dan memperketat sanksi dan memastikan bahwa Iran tidak dapat bergerak maju. Dan opsi ketiga dan terburuk adalah kesepakatan yang buruk,” kata Lapid dalam sebuah wawancara dengan New York Times.

BACA JUGA:

Menurut New York Times, pernyataan Lapid tentang kesepakatan dengan Iran muncul dalam percakapan video dari kantornya hanya beberapa jam setelah ia bertemu dengan penasihat keamanan nasional Biden, Jake Sullivan.

Israel Kembali Suarakan Kekhawatiran atas Kesepakatan Nuklir Iran
Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid

Sullivan melakukan perjalanan ke Palestina yang diduduki dalam upaya untuk membangun apa yang disebutnya “strategi bersama” dengan rezim Zionis, sementara Washington mengaku berusaha memulihkan ketertiban.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar itu pada hari Rabu, Lapid mengakui terus mendesak para pejabat Israel untuk membujuk Barat agar menekan Iran dan mengalihkan jalannya pembicaraan Wina.

Dia juga mengatakan bahwa normalisasi antara Israel dan Arab Saudi atau Indonesia tidak sedang berlangsung saat ini, tetapi mengklaim bahwa diskusi tentang membangun hubungan diplomatik dengan “beberapa negara” sedang berlangsung.

Pejabat Zionis telah berulang kali mengklaim bahwa lebih banyak negara akan segera bergabung dengan perjanjian kompromi, tetapi sejauh ini tidak ada perjanjian baru yang diumumkan. (ARN)

Sumber: YJC

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: