Headline News

Tepi Barat Rayakan Natal Ditengah Serangan Israel

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Perayaan Natal telah dimulai kembali tahun ini di Tepi Barat, termasuk di kota Betlehem yang diduduki, meskipun sebelumnya dikacaukan oleh serangan Israel dan para pemukim ke desa-desa di wilayah tersebut.

Di Betlehem, kota di mana orang Kristen percaya Yesus dilahirkan, parade marching band tradisional melewati rute sempit berbatu, yang dikenal sebagai Star Street, saat mereka menjamu umat lokal yang berkumpul di alun-alun menunggu kedatangan dari Patriark Latin Yerusalem.

BACA JUGA:

Pizzaballa memimpin prosesi tahunan dari Patriarkat Latin di Yerusalem ke Manger Square, seperti biasa melalui gerbang logam besar di tembok beton Israel yang menjulang tinggi yang memisahkan kota-kota yang diduduki Betlehem dan Yerusalem.

Tepi Barat Rayakan Natal Ditengah Serangan Israel

Perayaan Natal di Tepi Barat

Dua hari sebelumnya, pasukan Israel melanjutkan serangan mereka ke kota dan desa-desa di wilayah itu, mengambil alih lahan pertanian di kota al-Khader, selatan Betlehem, untuk membangun gerbang logam yang akan mengarah ke pos terdepan pemukiman ‘Sidi Boaz’, yang dibangun secara ilegal di atas tanah milik Palestina.

Juga pada minggu yang sama, pasukan Israel menghancurkan sebuah rumah dua lantai milik warga Palestina yang sedang dalam tahap konstruksi di kota Nahalin, di sebelah barat kota Betlehem Tepi Barat yang diduduki, dan menahan seorang pemuda Palestina dari desa Hosan, barat Betlehem, setelah menyerbu rumah keluarganya.

Di Ramallah, seorang pemukim Israel dengan sengaja menabrak seorang wanita berusia 63 tahun, membunuhnya, dan melarikan diri dari tempat kejadian.

BACA JUGA:

Pembunuhan itu adalah yang ketiga dalam tiga hari di Tepi Barat. Dua hari sebelumnya, pasukan Israel membakar seorang pemuda berusia 22 tahun hidup-hidup di dalam mobilnya di dekat Jenin dan membunuh seorang pemuda berusia 26 tahun di Al Bireh, Ramallah.

Pada minggu yang sama, pasukan Israel menahan setidaknya 18 warga, termasuk anak di bawah umur, dalam serangan malam ke kota-kota Tepi Barat.

Kemarin, sekelompok pemukim menyerang desa Burqa di kota Jenin, Tepi Barat. Mereka menyerang warga dan membakar rumah, dimana menurut Bulan Sabit Merah meninggalkan 127 luka-luka. (ARN)

Sumber: QudsNen

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: