Arab Saudi

Organisasi HAM: Saudi Tangkap Puluhan Aktivis Wanita di 2021

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM Sebuah organisasi hak asasi manusia telah membunyikan alarm tentang memburuknya kondisi hak asasi manusia di Arab Saudi. Mereka mengatakan puluhan aktivis hak-hak perempuan terkemuka telah ditangkap secara sewenang-wenang oleh pasukan rezim Riyadh sepanjang tahun ini.

Organisasi hak asasi manusia Sanad, yang memantau dan mengungkap pelanggaran hak asasi manusia di Arab Saudi, mengumumkan bahwa para aktivis ini ditahan di berbagai kota di kerajaan, sebagai bagian dari tindakan keras brutal yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman terhadap pembangkang politik dan tokoh oposisi.

BACA JUGA:

Sanad mengatakan bahwa lebih dari 100 wanita telah ditangkap sejak putra mahkota berusia 36 tahun itu menjabat empat tahun lalu, dan sekitar 60 dari mereka masih mendekam di balik jeruji besi, seperti dilansir PressTV.

Jul 7, 2022

Aktivis Perempuan Saudi

“Otoritas Saudi bertanggung jawab penuh atas pelanggaran hak-hak sosial dan hak atas kebebasan berpendapat dan berekspresi,” bunyi pernyataan Sanad.

Awal bulan ini, lebih dari 120 anggota Parlemen Eropa mengecam “penganiayaan berkelanjutan” terhadap pembela hak-hak perempuan Saudi oleh rezim Riyadh. Mereka mengatakan para aktivis yang dibebaskan dari penjara masih menghadapi pelanggaran hak dan pembatasan yang keras.

Sejak bin Salman menjadi pemimpin de facto Arab Saudi pada tahun 2017, kerajaan tersebut telah meningkatkan penangkapan terhadap para aktivis, blogger, intelektual, dan lainnya yang dianggap sebagai lawan politik, yang menunjukkan hampir tidak ada toleransi terhadap perbedaan pendapat bahkan dalam menghadapi kecaman internasional atas tindakan keras tersebut. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: