Arab Saudi

Bendera Tauhid Ditengah Konser Vulgar di Arab Saudi

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM Hingar bingar konser musik di kerajaan Arab Saudi yang memperoleh kritikan pedas baik dari kalangan umat Islam maupun penggiat HAM, kembali mendapat sorotan terkait bendera syahadah yang dikibarkan dalam konser yang terbilang vulgar tersebut.

“Bahkan jika aku seorang muslim yang “tidak baik” saat aku pergi kesana, bahkan jika membawa gadis ke tempat itu, dan aku harus melihat bendera syahadah, hal itu akan sangat mengganggu (tak bisa diterima),” kata seorang youtuber muslim ternama, mengkritisi apa yang terjadi dalam konser tersebut.

BACA JUGA:

Secara implisit menyebutnya sangat tidak pantas, Ali Dawah mengatakan bahwa hal yang tidak bisa diterima bagi seorang muslim, bahkan muslim yang tidak taat sekalipun, melihat tulisan syahadat dipamerkan ditengah konser yang berisi hingar bingar musik dan kesenangan, dimana pria dan wanita bertemu, yang bahkan mungkin melibatkan alkohol.

Menurutnya ini bukan hanya masalah bendera sebuah negara, namun tulisan yang ditampakkan adalah mengenai Tauhid, mengenai keimanan.

Dan menempatkan tulisan seperti itu ditengah tempat yang sanagt tidak pantas menunjukkan kurangnya keimanan para pemimpin di Saudi. Mereka yang mengizinkan hal itu hanya menyenangkan orang-orang tidak beriman.

BACA JUGA:

Konser musik bertajuk The MDL Beast Music Festival mulai digelar di Riyadh minggu lalu. Konser musik akbar tersebut dihadiri oleh lebih dari 730.000 pengunjung yang bebas melakukan apa saja layaknya di pesta pesta malam di Eropa.

Arab Saudi yang mengklaim diri sebagai Khadimul Haramain (penjaga dua tempat suci), yaitu Makkah dan Madinah, menjadi sorotan tajam semenjak Putra Mahkota Mohammed Bin Salman menjadi penguasa defacto kerajaan.

Berbagai keputusan kontroversialnya, mulai perang Yaman, penangkapan keluarga dan para pejabat kerajaan, pelanggaran HAM, hingga pagelaran berbagai hiburan ala Barat, menjadi sumber utama kritik terhadap Riyadh. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: