Hizbullah Kerahkan Sistem Pertahanan Udara ke Suriah

Tel Aviv, ARRAHMAHNEWS.COM Gerakan perlawanan Hizbullah mengerahkan sistem pertahanan udara ke Suriah dan Lebanon, media Israel melaporkan pada hari Kamis (30/12/2021).

Surat kabar Jerusalem Post, melaporkan bahwa Hizbullah mengerahkan sistem pertahanan udara di wilayah pegunungan Qalamoun, barat laut ibukota Damaskus, wilayah yang berbatasan dengan lembah Bekaa, Lebanon, wilayah yang meliputi Basis operasi Hizbullah.

BACA JUGA:

Hibullah Lebanon menyebarkan sistem pertahanan ini untuk melawan serangan udara Israel di Suriah dan Lebanon, serta menegaskan bahwa perlawanan memiliki sistem rudal permukaan-ke-udara.

Hizbullah Kerahkan Sistem Pertahanan Udara ke Suriah
Hizbullah Kerahkan sistem Pertahanan Udara ke Suriah

Surat kabar itu juga menekankan bahwa penyebaran sistem ini menimbulkan ancaman bagi pesawat Israel yang beroperasi di wilayah udara Lebanon. Pejuang Hizbullah juga akan dilatih pada sistem pertahanan Bavar 373 Iran, yang sangat bergantung pada sistem SA-300 Rusia.

Dalam konteks terkait, Jenderal Tomer Bar, komandan baru Angkatan Udara Israel, menyarankan tanggal konfrontasi yang diharapkan antara negaranya dengan Hizbullah.

Rabu lalu, surat kabar Yedioth Ahronoth melakukan wawancara dengan Jenderal Tamir Bar, di mana ia menjelaskan kesiapan tentara Israel untuk perang dengan Hizbullah, dan mengungkapkan tanggal ketika Israel akan menargetkan fasilitas nuklir Iran.

Jenderal Israel percaya bahwa Hassan Nasrallah akan berpartisipasi dalam perang masa depan antara Iran dan Israel. Dan ia telah menunggu saat seperti itu sejak lebih dari 30 tahun yang lalu, menyerukan perlunya kesiapan tentara Israel untuk berperang melawan Hizbullah dan Iran.

Jenderal Tamir Bar mengemukakan bahwa perang Lebanon ketiga tidak dapat dibandingkan dengan perang pertama yang meletus pada tahun 1982, dan perang kedua pada tahun 2006, dari beberapa aspek, yang terpenting adalah mengetahui sifat gerakan perlawanan, kekuatan militer selama beberapa tahun terakhir, kemampuan ofensif dan defensifnya, serta munculnya teknologi perang elektronik dan cyber. (ARN)

Sumber: Sputnik Arabic

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: