Fokus

Jenderal Israel Dibunuh Sebagai Pembalasan Qassem Soleimani

Tel Aviv, ARRAHMAHNEWS.COM Sebuah channel di “Telegram” yang diduga berafiliasi dengan Pengawal Revolusi Iran, mengaitkan ancaman Garda Revolusi baru-baru ini untuk membalas pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani, dengan pembunuhan dua perwira Israel dalam kecelakaan helikopter pada hari Selasa.

Channel Sepah Quds (Pasukan Quds) menulis pada Senin dini hari, “Kurang dari 24 jam setelah akun Pengawal Revolusi diterbitkan di Twitter dan berjanji akan membalas dendam pada para pemimpin Amerika dan Israel. Kemudian, seorang perwira senior di Angkatan Udara Israel dan seorang pilot di Angkatan Udara tewas dalam kecelakaan yang mencurigakan. Pihak berwenang mencegah media dari mempublikasikan rincian insiden itu,” tambahnya.

BACA JUGA:

Saluran tersebut mengakhiri postingannya dengan kalimat “darah dibayar dengan darah”.

Jul 5, 2022

Jenderal Israel tewas

Pada hari Senin, akun “Twitter” yang dikaitkan dengan Pengawal Revolusi menerbitkan gambar-gambar kabur dari perwira yang dibunuh sebagai pembalasan atas pembunuhan Jenderal Soleimani, serta mengancam operasi berikutnya, tanpa menyebutkan nama dan hanya dengan frasa “darah dibayar dengan darah.”

Hari ini, tentara Israel mengungkap nama dua orang yang tewas akibat kecelakaan helikopter kemarin di dekat Haifa, mereka adalah Letnan Jenderal Erez Shahani, wakil komandan Pangkalan Angkatan Udara Ezer Weizmann di Ramat David, dan Mayor Chen Fogel, pilot helikopter di skuadron “Defenders of the West” (193).

Sementara media melaporkan bahwa seorang wanita Israel mengatakan kecelakaan itu juga mengakibatkan cedera seorang perwira patroli angkatan laut dengan pangkat kapten. (ARN)

Sumber: Raialyoum

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: