Fokus

Jenderal Qa’ani: Pembunuh Qassem Soleimani Tidak Akan Aman

Iran, ARRAHMAHNEWS.COMKomandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran memperingatkan para pelaku di balik pembunuhan tokoh militer anti-teror Iran, Letnan Jenderal Qassem Soleimani, tidak akan aman.

Brigadir Jenderal Esmail Qa’ani membuat peringatan itu pada sebuah upacara di ibukota Iran Tehran pada hari Selasa, yang diadakan untuk memperingati kemartiran kedua Jenderal Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di Irak pada tahun 2020.

BACA JUGA:

“Peringatan Martir Soleimani berarti peringatan semua martir (gerakan) perlawanan dan dunia Islam,” kata Qaani.

Jul 5, 2022

Ismail Qaani

Komandan IRGC mengatakan Iran tidak akan pernah melupakan kemartiran Jenderal Soleimani dan rekan-rekannya, dan menambahkan bahwa Republik Islam tahu orang-orang di balik pembunuhan yang ditargetkan terhadap komandan anti-teror Iran, termasuk mantan Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negerinya Mike Pompeo.

“Trump kriminal dan antek-anteknya, seperti Pompeo, sangat kami kenal. Martir Soleimani telah berulang kali mempermalukan Pompeo di kawasan dan mereka pikir menang dengan membunuhnya,” kata Qa’ani. “Mereka berada di bawah mikroskop (pantauan) semua orang merdeka di dunia dan mereka tidak akan aman.”

Menekankan bahwa Republik Islam akan membalas dendam atas pembunuhan Jenderal Soleimani dengan caranya sendiri, komandan senior Iran menyoroti sentimen anti-Washington yang melonjak di Irak dan mengatakan Tehran bercita-cita untuk penarikan pasukan AS dari kawasan tetapi mencapai lebih dari itu ketika Irak mengusir pasukan Amerika.

“Keluar Anda dari wilayah itu adalah bagian dari rencana kami. Tetapi di atas itu, Anda sekarang diusir dari Irak karena bangsa Irak yang mulia tidak akan mentolerir sisa 2000 pasukan Anda di negara mereka,” katanya. (ARN)

Sumber: FNA

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: