Headline News

Husam Badran: Hamas Takkan Terima Kelanjutan Pengepungan Israel atas Gaza

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang anggota biro politik gerakan perlawanan Palestina, Hamas, telah memperingatkan bahwa gerakan perlawanan tidak akan tinggal diam terlalu lama atas pengepungan yang dilakukan oleh Israel di Jalur Gaza.

Husam Badran mengatakan pada hari Rabu (05/01) bahwa gerakan perlawanan “tidak akan menerima kelanjutan dari pengepungan di Gaza”.

BACA JUGA:

Ia menekankan bahwa hari-hari mendatang akan membuktikan bahwa kelompok-kelompok perlawanan “tidak akan berlama-lama” berada pada situasi saat ini.

Husam Badran: Hamas Takkan Terima Kelanjutan Pengepungan Israel atas Gaza

Husam Badran

Badran sebagaimana dikutip PressTV, juga mencatat bahwa “pemimpin perlawanan telah mengirim pesan yang jelas bahwa Pedang al-Quds masih dilegitimasi,” mengacu pada operasi yang diluncurkan oleh gerakan perlawanan Palestina dalam perang terbaru dengan rezim Israel di wilayah pesisir itu pada bulan Mei.

Pada 10 Mei 2021, militer Israel meluncurkan kampanye pengeboman brutal terhadap Gaza, menyusul pembalasan Palestina atas serangan kekerasan Israel terhadap jamaah di Masjid al-Aqsa dan rencana rezim untuk memaksa sejumlah keluarga Palestina keluar dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah, al-Quds Timur.

Sekitar 260 warga Palestina tewas dalam pemboman Israel tersebut, termasuk puluhan wanita dan anak-anak.

Sebagai tanggapan, gerakan perlawanan Palestina, di antaranya Hamas, meluncurkan Operasi Pedang al-Quds. Mereka menembakkan lebih dari 4.000 roket dan rudal ke wilayah pendudukan, menewaskan 12 orang Israel.

Tampaknya kewalahan oleh rentetan roket yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Gaza, Israel mengumumkan gencatan senjata sepihak pada 21 Mei. Gencatan Senjata diterima oleh gerakan perlawanan Palestina dengan mediasi Mesir.

Badran juga mencatat bahwa Hamas terlibat dalam kontak dengan Mesir dan sejumlah mediator untuk menghentikan pengepungan di Jalur Gaza. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: