Hot News

Netizen Bongkar Identitas Pria Penendang Sesajen

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan aksi seorang pria tidak dikenal membuang sesajen di lokasi terdampak erupsi Semeru. Pria tersebut menyingkirkan beberapa sesajen sambil meneriakkan takbir.

Video itu ramai setelah diunggah akun @SamSetiawan3833 di Twitter. Video semakin viral usai mendapat tanggapan dari sejumlah tokoh, termasuk putri Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Wahid.

Baca: 

“Meyakini bahwa sesajen tidak boleh, monggo saja. Tapi memaksakan itu kepada yang meyakininya, itu yang tidak boleh. Repot memang kalau ketemu yang model2 begini. Susah banget memahami bahwa dunia bukan milik kelompoknya saja,” cuit Alissa dalam akun @AlissaWahid, Minggu (9/1).

Bupati Lumajang Thoriqul Haq pun ikut angkat bicara dan memerintahkan untuk segera mencari dan menangkap pria tersebut.

“Saya minta semua teman-teman, baik aparat maupun relawan di sana untuk mencari. Sampai sekarang belum ketemu, saya minta segera ketemu,” kata Thoriq di Gedung Grahadi, Lumajang.

Menanggapi hal itu, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti yang dihubungi melalui WhatsApp (WA) mengaku masih melakukan pencarian terhadap pelaku. “Masih diupayakan mencari,” tegasnya.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lumajang, Muhammad Muslim juga sangat menyesalkan perbuatan pria yang terekam video tersebut.

“Sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lumajang, saya sangat kaget dan menyayangkan peristiwa ini, karena itu tidakan kurang beradab. Kalau mau berdakwah, berdakwalah dengan baik, tidak merusak keyakinan orang lain,” tegas Muhammad Muslim.

Netizen di media sosial Twitter mengungkap identitas pria penendang sesajen. Pria yang dikenal dengan Hadfana Firdaus diketahui lahir di Wonosobo. Firdaus diketahui tinggal di Lombok Timur.

Akun dengan @Lady_Zeebo menulis, “Ternyata pelaku berasal dari Lombok Timur, mungkinkah dia korban dari doktrinisasi ngotad Mizan Qudsiah? Disadari atau tidak semburan Ngostad Mizan Qudsiah itu akan berdampak pada masyarakat awam, yang akhirnya menggerakkan mereka utk bertindak radikal, mengkafirkan & sok suci.”

Sebelumnya, vral video seorang warga yang menendang sesajen di kawasan Gunung Semeru.

Sesajen itu diduga merupakan hasil tradisi selametan warga Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Lumajang untuk menghindari datangnya bencana. (ARN)

 

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: