Hot News

Yaman: Serangan Saudi Hancurkan Fasilitas Air di Sa’ada

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Para pejabat Yaman mengecam serangan udara terbaru Saudi yang menargetkan fasilitas air yang menyediakan air bersih untuk puluhan ribu orang di Provinsi Sa’ada.

Selasa malam, pesawat tempur Saudi melakukan tiga serangan udara di waduk Kota Sa’ada, stasiun air Talmous.

BACA JUGA:

Berbicara dari lokasi serangan, wakil menteri Air dan Lingkungan Hanin al-Darib mengatakan pada hari Rabu, “waduk dan stasiun air ini menyediakan air bersih untuk 130.000 warga sipil.”

https://twitter.com/AnsarAllah_MC/status/1481260720780193794?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1481260720780193794%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.almayadeen.net%2Fnews%2Fpolitics%2FD8A7D984D98AD985D986%3A-D8A7D986D982D8B7D8A7D8B9-D8A7D984D985D98AD8A7D987-D8B9D986-D8A3D983D8ABD8B1-D985D986-D8A3D984D981-D986D8B3D985D8A9-D8A8D8B3D8A8D8A8-D8BAD8A7D8B1D8A7D8AA-D8A7D984D8AAD8ADD8A7D984D981

Al-Darib mengatakan kepada al-Masirah bahwa serangan itu terjadi di tengah kekurangan bahan bakar yang parah di negara itu, yang telah memperburuk penderitaan penduduk provinsi Sa’ada.

Pejabat itu juga menekankan bahwa proyek air minum adalah fasilitas sipil, dan mendesak organisasi internasional untuk memenuhi tanggung jawab mereka terhadap perempuan dan anak-anak di Sa’ada.

Sementara itu, Mohammed Jaber Awad, gubernur Sa’ada, menyatakan bahwa “stasiun air Talmous adalah satu-satunya stasiun yang memasok air minum kepada orang-orang terlantar, yang membutuhkan, dan penduduk kota Sa’ada dan sekitarnya.”

Awad mengatakan kota ini memiliki populasi lebih dari 200.000 orang yang mendapat manfaat dari proyek ini.

Dia juga mendesak PBB dan kelompok hak asasi manusia untuk mengutuk serangan Saudi terhadap waduk air dan sumber daya yang menyediakan air minum yang aman bagi penduduk kota Sa’ada.

Mohammad al-Sa’adi, kepala perusahaan air dan sanitasi pemerintah, mengecam serangan itu sebagai “tindakan pengecut,” dan menegaskan bahwa “kota itu sekarang runtuh”. Sementara Hamid Mohmal, wakil kepala Dewan HAM di Sa ‘a’da, mengutuk serangan terhadap fasilitas yang menyediakan air untuk 45.000 keluarga sebagai “kejahatan perang.”

Mohmal mendesak organisasi internasional untuk mengecam kejahatan itu dan segera menanggapi kerusakan. (ARN)

Sumber: Al-Mayadeen

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: