Fokus

Tolak Vaksin, Babe Aldo Sebut Kemenkes Sarang Mafia

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMPegiat media sosial Babe Aldo pada hari Kamis 13 Januari 2022 memimpin demonstrasi massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat di depan gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, bahkan dalam aksinya Babe Aldo mengatakan bahwa Kemenkes adalah sarang mafia.

Aksi tersebut kemudian menjadi perbincangan di jagat maya Twitter. Tuntutan pada aksi itu adalah menolak pemaksaan vaksin. Nah, pada salah satu video yang beredar, Babe Aldo nampak berbicara dengan lantang menolak pemaksaan vaksinasi di aksi tersebut.

BACA JUGA:

“Ini informasi penting buat rakyat Indonesia. Sebarkan ke semua medsos kalian. Kalian berhak menolak pemaksaan vaksin. Kenapa? Karena Kemenkes tidak berani berdiskusi dengan kami rakyat Indonesia,” kata Babe Aldo dalam video itu.

Kemudian, Babe Aldo menantang semua pihak, termasuk Kemenkes untuk melaporkan dirinya. Dengan tegas, dia mengatakan bahwa Kemenkes bermain bisnis vaksin.

“Dan saya menantang semua pihak, baik Kemenkes atau orang-orang yang menjadi endorsers vaksin, laporin gue! Kalau kalian nggak laporin gue, gue bakal bikin laporan buat diri gue sendiri. Bahwasannya Kemenkes bermain dengan bisnis rakyat Indonesia dengan vaksin”, ujar dia.

Lebih lanjut, Babe Aldo pun menyatakan bahwa Kemenkes sedang menargetkan anak-anak untuk divaksin. Dia lantas meminta para orang tua untuk menjaga anak-anaknya.

“Tingkat kesembuhan anak Indonesia dari penyakit yang disebut Covid-19, 99 persen lebih. Dan itu tidak boleh ada pemaksaan vaksin. Itu yang kita kejar, ternyata mereka (Kemenkes) bersembunyi. Jadi mereka memang sedang menargetkan anak-anak kalian. Jaga anak-anak kalian,” ucap Babe Aldo yang disambut dengan kalimat istigfar oleh ibu-ibu yang ada di depannya.

BACA JUGA:

Babe Aldo kemudian mengajak para emak-emak untuk mengeluarkan anaknya dari sekolah, jika dipaksa vaksin.

“Kalau memang anak kalian diancam tidak boleh sekolah kalau tidak vaksin, berhenti sekolah! Cabut anak kalian dari sekolah! Anak kita bukan tanggung jawab mereka. Cabut anak kalian dari sekolah!” ujar Babe Aldo tegas.

“Anak-anak kita anak-anak sehat, bukan anak-anak yang dipaksa vaksin. Kita minta penjelasan kenapa anak-anak harus divaksin, mereka takut. Mereka takut adu data, mereka pengecut,” imbuhnya.

“Dan buat guru-guru yang maksa anak-anak vaksin, mana dari kalian yang mau tanggung jawab?” katanya lagi.

Di penghujung video tersebut, Babe Aldo dengan tegas mengatakan bahwa Kemenkes adalah sarang mafia.

“Kesimpulannya, di dalam, Kemenkes adalah sarang mafia yang tidak berani ketemu dengan rakyat,” pungkas Babe Aldo.

BACA JUGA:

Video Babe Aldo protes menolak pemaksaan vaksin itu diunggah oleh salah satu pengguna Twitter dengan akun @Lady_Zeebo. Dia mengatakan, boleh saja seseorang menolak vaksin.

Tapi, jika sudah memprovokasi masyarakat untuk ikut juga menolak vaksin, itu namanya pembangkangan terhadap konstitusi.

Loh kok babe aldo dibiarkan begini. Anda boleh saja menolak vaksin, tapi klu memprovokasi masyarakat utk menolak vaksin itu ‘Pembangkangan terhadap Konstitusi’. Si babe sudah teriak2 nantang, tapi kok ga ada tindakan dari kepolisian. Jerinx aja ditangkap, dan di penjara,” tulis warganet itu.

Unggahan si warganet itu lantas dikomentari oleh Sekjen Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH), Habib Husin Alwi Shihab.

Tak komentar panjang lebar, habib Husin Shihab hanya mengatakan, “Bentar lagi ini mah.”Tidak jelas maksud dari habib Husin Shihab tersebut. Tapi warganet di kolom balasan nampak memberikan dukungan kepada habib Husin Shihab. (ARN)

Sumber: Hops

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: