Akibat Blokade Saudi-UEA, YPC: Yaman Krisis Bahan Bakar

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COMPerusahaan Yaman yang menjalankan produksi dan distribusi minyak pada hari Minggu memperingatkan bahwa negara miskin Arab itu kehabisan bahan bakar. Mereka menyeru PBB untuk memikul tanggung jawab internasionalnya.

Dalam sebuah pernyataan permintaan bantuan, Perusahaan Minyak Yaman (YPC) mengatakan bahwa layanan vital di beberapa sektor di Yaman telah memburuk karena minyak di negara itu berkurang.

BACA JUGA:

Perusahaan itu menyalahkan koalisi Arab Saudi-UEA atas kekurangan bahan bakar yang parah di Yaman, menyerukan PBB untuk memikul tanggung jawabnya dalam mencabut blokade yang diberlakukan di Yaman oleh kekuatan agresi.

Akibat Blokade Saudi-UEA, YPC: Yaman Krisis Bahan Bakar
Kibarkan bendera Yaman

“Kapal minyak yang oleh kekuatan agresi diklaim telah tiba di pelabuhan Hodeidah, semuanya disita oleh koalisi pimpinan Saudi,” kata YPC sebagaimana dikutip Al-Manar.

Yaman sejak 25 Maret 2015 telah berada di bawah agresi oleh koalisi pimpinan Saudi dalam upaya untuk memulihkan kekuasaan presiden buronan Mansour Hadi, yang merupakan sekutu Riyadh. Puluhan ribu orang Yaman telah tewas atau terluka oleh serangan udara yang dipimpin Saudi.

Negara Arab itu juga berada di bawah blokade keras koalisi dari negara Arab lain seperti UEA, Yordania, Bahrain, Kuwait, Mesir, Maroko, dan Sudan. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: