Amerika Kendor Pasca Ancam Rusia Soal Ukraina

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COMSetelah meningkatkan ketegangan dengan Rusia, Amerika Serikat sekarang tampaknya mulai mengendur. Washington menyampaikan jawaban tertulis atas tuntutan keamanan Rusia dan mengupayakan dialog mengenai Ukraina.

Menurut laporan PressTV pada Kamis (27/01), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengumumkan bahwa Amerika Serikat  menyampaikan tanggapan tertulis atas tuntutan keamanan Rusia yang diminta Moskow.

BACA JUGA:

Sebelumnya Amerika Serikat mengklaim bahwa Rusia telah mengumpulkan ribuan tentara di perbatasan dengan Ukraina untuk melancarkan serangan. Moskow telah menolak tuduhan itu dan mengatakan penambahan pasukan itu bersifat defensif.

AS Kendor Pasca Ancam Rusia Soal Ukraina
Anthony Blinken

Washington bersikeras untuk memperluas kehadiran Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) ke negara-negara bekas Uni Soviet di Eropa Timur, termasuk Ukraina, dan negara-negara Pakta Warsawa yang sudah tidak berlaku, sejak Perang Dingin berakhir. Rusia telah berjanji untuk melawan upaya semacam itu oleh Barat, dan membuat tuntutan keamanan.

Blinken mengatakan bahwa duta besar AS untuk Moskow John Sullivan menyerahkan dokumen itu secara langsung kepada Kremlin pada hari Rabu, dimana isinya membahas keprihatinan Rusia serta keprihatinan Amerika Serikat dan sekutunya.

Sekretaris AS itu tidak memberi tahukan rincian apa yang ada dalam dokumen itu, tetapi mengatakan bahwa dokumen tersebut dikirim dengan persetujuan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan dia Biden terlibat dalam penyusunannya.

BACA JUGA:

Ia mengatakan kepada wartawan bahwa dokumen tersebut memiliki evaluasi prinsip dan pragmatis atas keprihatinan Rusia. Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat terbuka untuk berdialog.

“Menyampaikannya secara tertulis adalah … cara yang baik untuk memastikan kami setepat mungkin, dan Rusia memahami posisi kami, ide-ide kami, sejelas mungkin. Saat ini, dokumen ada bersama mereka dan bolanya di pengadilan mereka,” katanya.

“Kami menjelaskan bahwa ada prinsip-prinsip inti yang kami berkomitmen untuk tegakkan dan pertahankan, termasuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina dan hak negara itu untuk memilih pengaturan dan aliansi keamanan mereka sendiri,” kata Blinken.

Ia juga mengatakan bahwa Washington menegaskan kembali keterbukaannya untuk berdiskusi dengan Moskow atas dasar “timbal balik” untuk mengatasi masalah keamanan di Moskow,  juga kekhawatiran bagi AS dan sekutunya.

“Dokumen yang disampaikan mencakup keprihatinan Amerika Serikat, dan sekutu serta mitra kami tentang tindakan Rusia yang merusak keamanan, evaluasi berprinsip dan pragmatis dari kekhawatiran yang telah diangkat Rusia, dan proposal kami sendiri untuk area di mana kami mungkin dapat menemukan kesamaan,” kata Blinken.

“Semua mengatakan itu menetapkan jalur diplomatik yang serius ke depan, jika Rusia memilihnya,” katanya.

Sebelumnya, Rusia memperingatkan “langkah-langkah yang tepat” terhadap Barat jika Kremlin tidak menerima tanggapan konstruktif dari Amerika Serikat atas tuntutan keamanannya.

Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menegaskan kembali sikap Moskow sekali lagi pada hari Rabu, mengatakan akan mengambil “langkah-langkah tepat” yang tidak ditentukan jika Washington dan sekutu NATO-nya menolak untuk memberikan jaminan keamanan yang diminta Rusia.(ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: