Hot News

Sejarah Buktikan Para Pejabat AS Tak Bisa Dipercaya

Iran, ARRAHMAHNEWS.COMTerkait masalah pencabutan sanksi anti-Iran, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan bahwa kepentingan Republik Islam Iran harus dijamin sepenuhnya.

Dalam sebuah cuitan pada hari Kamis itu, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian merujuk pada kurangnya niat para politisi Amerika.

BACA JUGA:

“Mengenai masalah penghapusan sanksi anti-Iran, kepentingan Iran harus sepenuhnya direalisasikan dan perubahan nyata perlu dilakukan di lapangan dalam hal ini”.

Jul 7, 2022

Menlu Iran

“Sejarah, pengalaman, dan perilaku Amerika Serikat telah menunjukkan bahwa politisi dan penguasa Amerika sama sekali tidak dapat dipercaya,” tambahnya.

“Bagi kami, kriteria untuk penilaian apapun akan berdasarkan perilaku praktis Amerika Serikat”.

Putaran kedelapan pembicaraan Wina tentang penghapusan sanksi anti-Iran sedang berlangsung di ibukota Austria Wina dengan partisipasi delegasi Iran dan kelompok negara P4+1 termasuk Inggris, Prancis, Rusia, China dan Jerman.

Delegasi AS juga berada di Wina namun tidak secara langsung berbicara dengan tim perunding Iran.

Seperti yang telah dinyatakan para pejabat Iran, poin yang diminta oleh Iran dan Amerika Serikat akan ditransfer melalui  Non-Paper.

Dalam upacara penutupan “Konferensi Nasional Iran dan Negara Tetangga”, yang diadakan pada hari Senin, Amir-Abdollahian mengatakan bahwa pihak Amerika telah mempresentasikan proposalnya tentang masalah teknis ke Iran dalam bentuk Non-Kertas.

BACA JUGA:

“Pihak Amerika mengirim pesan dengan berbagai cara, menyerukan tingkat negosiasi langsung dengan Iran,” katanya.

“Negosiasi kami adalah dengan P4+1, dan negosiasi tidak langsung dengan Amerika Serikat dilakukan melalui Non-Paper dan juga melalui Deputi Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Enrique Mora, serta satu atau dua negara anggota JCPOA dalam pembicaraan di Wina.

Desas-desus yang terkadang tersebar di beberapa saluran virtual bahwa Iran sedang bernegosiasi langsung dengan Amerika Serikat sama sekali tidak benar,” katanya.

“Tetapi pada saat yang sama, jika “kami bisa  mencapai tahap dalam proses negosiasi di mana mencapai kesepakatan yang baik dengan jaminan tinggi terjadi, kami tidak akan mengabaikan untuk berdialog dengan Amerika Serikat,” tanbah menteri luar negeri Iran itu. (ARN)

Sumber: MNA

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: