Fokus

Yaman Serangan UEA dengan 300 Drone dan Hampir 100 Rudal

Abu Dhabi, ARRAHMAHNEWS.COM – Beberapa ledakan besar terdengar di Abu Dhabi tak lama setelah angkatan bersenjata Yaman mengatakan bahwa mereka akan mengumumkan serangan balasan skala besar terhadap target vital di Uni Emirat Arab.

Berbagai media berbahasa Arab melaporkan ledakan itu pada Senin pagi.

Baca: 

Sebelumnya, Al-Masirah mengutip juru bicara angkatan bersenjata negara itu, Brigadir Jenderal Yahya Saree, yang mengatakan bahwa “pasukan akan mengumumkan operasi militer skala besar di kedalaman Emirat dalam beberapa jam mendatang.”

Mengkonfirmasi pernyataan Saree, portal berita alkhabaralyemeni.net mengatakan bahwa serangan balasan “yang belum pernah terjadi sebelumnya dan destruktif” telah menargetkan sebanyak 50 “titik sensitif” di seluruh UEA.

Portal berita itu juga mengutip departemen “Informasi Militer” dari Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman di ibu kota Sana’a, melaporkan bahwa operasi pembalasan akan menggunakan sebanyak 300 drone, 50 rudal balistik, dan 46 rudal jelajah.

Sabereen News melaporkan bahwa Emirat telah menghentikan semua penerbangan di bandara yang terletak di dua kota besar UEA.

Sabreeen News juga melaporkan bahwa salah satu proyektil menghantam sebuah pabrik pembuatan kapal di kawasan industri Mussafah Abu Dhabi.

Presiden Israel didesak untuk meninggalkan UEA

Serangan pembalasan Yaman itu terjadi ketika Presiden Israel Isaac Herzog mengunjungi UEA dalam perjalanan pertamanya, lebih dari setahun setelah Abu Dhabi dan Tel Aviv menandatangani perjanjian normalisasi yang ditengahi Amerika Serikat yang memicu reaksi keras di wilayah tersebut.

Yedioth Ahronoth mengutip aparat intelijen Israel yang meminta Isaac Herzog “untuk segera meninggalkan UEA.” (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: