Arab Saudi

Menlu Irak: Negoisasi Iran-Saudi Perkuat Stabilitas Kawasan

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein, menyoroti dampak positif dari negosiasi antara Teheran dan Riyadh pada stabilitas dan keamanan regional. Irak selama ini telah menjadi tuan rumah beberapa putaran pembicaraan pemulihan hubungan antara Iran dan Arab Saudi.

Dalam percakapan telepon dengan timpalannya dari Iran, Hossein Amir Abdollahian pada hari Kamis (03/02), Hussein menekankan perlunya Iran dan Arab Saudi untuk melanjutkan negosiasi, yang katanya memiliki efek positif pada stabilitas dan keamanan lebih kuat di seluruh kawasan.

Kedua diplomat senior itu lebih lanjut berbicara tentang hubungan antara Teheran dan Baghdad, perkembangan regional terbaru, dan pembicaraan Wina yang bertujuan menghidupkan kembali Rencana Aksi Komprehensif Gabungan [JCPOA].

Jul 5, 2022

Mengenai situasi di Yaman, Amir Abdollahian dan Hussein menyerukan peningkatan upaya untuk mengakhiri perang yang telah mengganggu keamanan dan stabilitas di seluruh kawasan.

BACA JUGA:

Mereka juga menekankan perlunya konsultasi dan koordinasi antara Iran dan Irak untuk memenuhi kepentingan kedua negara tetangga dan semua negara regional lainnya.

Perwakilan Iran dan Arab Saudi telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan di Baghdad dalam beberapa bulan terakhir.

Hubungan diplomatik antara Teheran dan Riyadh memburuk setelah Januari 2016 eksekusi ulama terkemuka Sheikh Nimr al-Nimr, seorang kritikus vokal monarki Saudi. Riyadh memutuskan hubungan dengan Teheran setelah itu, menanggapi serangan oleh pengunjuk rasa yang marah di kedutaannya di ibukota Iran.

Kampanye militer Arab Saudi melawan Yaman serta kematian ratusan jemaah haji Iran dalam kecelakaan maut di Mina Arab Saudi pada September 2015 telah mempersiapkan landasan bagi memburuknya ketegangan antara Teheran dan Riyadh. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: