Hot News

AS Beri Tahu Israel Sebelum Bunuh Pemimpin ISIS, Kenapa?

Tel Aviv, ARRAHMAHNEWS.COM Pemerintah AS memberi tahu Israel sebelum operasi militernya untuk membunuh pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Qurashi di Idlib, media Zionis melaporkan.

Surat kabar Yedioth Ahronoth pada Jumat pagi ini, melaporkan bahwa Amerika Serikat telah memberi tahu Israel sebelumnya, tentang operasi militer untuk membunuh pemimpin ISIS, yakni sebelum pelaksanaannya melalui koordinasi keamanan bersama antara kedua pihak.

BACA JUGA:

Surat kabar itu menunjukkan bahwa Al-Qurashi bertanggung jawab atas file Israel di ISIS.

Pada hari Rabu, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyambut baik pembunuhan al-Qurashi, dan berkata, “Dunia telah menjadi lebih aman setelah pemusnahan pemimpin ISIS,” dan memberi selamat kepada Amerika Serikat.

Jul 5, 2022

Bendera AS dan Israel

Menurut postingan Perdana Menteri Israel di akun Twitter-nya, ia menegaskan restunya kepada Washington atas pembunuhan Abu Ibrahim al-Qurashi.

Memberi selamat kepadanya, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett berkata, “Dunia menjadi lebih aman setelah likuidasi.”

Presiden AS Joe Biden mengkonfirmasi pada hari Kamis, bahwa pasukannya telah membunuh pemimpin organisasi “ISIS”, Abu Ibrahim al-Qurashi, di barat laut Suriah.

ISIS adalah pemain baru dalam istilah Zionis “membagi dan memisahkan”, proyek jangka panjang untuk balkanize dan menundukkan Timur Tengah, dengan meningkatkan sektarianisme dan pertikaian di antara rakyatnya.

Seorang pejabat senior Irak mengungkapkan dukungan penuh Israel kepada teroris ISIS di negaranya, dan mengatakan kelompok teroris itu mendapat dukungan langsung dari agen mata-mata Mossad.

Kepala Uni Ulama Muslim di provinsi Diyala, Irak, Jabbar al-Amouri mengatakan kepada kantor berita Baghdad al-Youm bahwa ada banyak bukti tentang dukungan Israel untuk teroris ISIS di Irak melalui Mossad. (ARN)

Sumber: Sputnik Arabic

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: