Headline News

Iran: Penghapusan Sanksi Garis Merah di Pembacaraan Wina

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh pada hari Senin menegaskan bahwa negaranya “tidak akan pernah mau mengkompromikan prinsip-prinsipnya, demi penghentian sanksi dan untuk mendapatkan keuntungan dari kesepakatan nuklir 2015 dalam proses negosiasi Wina.”

Dalam komentar pada konferensi pers, Khatibzadeh mengatakan tim perunding Iran akan menuju ke Wina pada Hari Selasa untuk melanjutkan pembicaraan nuklir setelah mengadakan konsultasi yang diperlukan di Teheran, Al-AhedNews.

BACA JUGA:

Menggambarkan penghapusan sanksi dan hak Iran untuk menikmati keuntungan dari Rencana Aksi Komprehensif Gabungan [JCPOA] sebagai garis merah Teheran dalam pembicaraan, juru bicara itu mengatakan Washington diharapkan telah membuat keputusan yang diperlukan.

Jul 5, 2022

Khatibzadeh

“AS diharapkan untuk melanjutkan menghormati komitmen JCPOA dengan agenda yang jelas,” katanya, menambahkan, “Tidak ada terobosan yang dapat dipikirkan kecuali keputusan politik di Washington.”

Juru bicara Iran itu juga menggarisbawahi bahwa rakyat Iran tidak akan pernah (dibiarkan) membayar atas “keputusan destruktif” pejabat Amerika untuk menarik diri dari JCPOA dan melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231.

Menekankan perlunya AS untuk mengubah perilakunya dan agar pihak-+pihak Eropa dalam JCPOA menghentikan kelambanan sanksi sepihak dan ilegal AS terhadap Iran, Khatibzadeh menekankan bahwa mereka harus membuktikan bahwa mereka adalah aktor yang dapat diandalkan dalam sistem internasional.

Iran dan peserta JCPOA yang tersisa telah mengadakan pembicaraan di Wina sejak April tahun lalu dengan tujuan menghidupkan kembali kesepakatan dengan membawa AS ke dalam kepatuhan penuh. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: