Hot News

Qatar Tangkap Aktivis Yaman Pasca Wawancara TV

Qatar, ARRAHMAHNEWS.COMPihak berwenang Qatar menangkap aktivis politik dan hak asasi manusia Yaman, Saleh al-Jarmozi, setelah kemunculannya di TV Al-Mayadeen, dia mengutuk agresi koalisi pimpinan Saudi terhadap Yaman.

Aktivis politik Yaman mengungkapkan bahwa pihak berwenang Qatar menangkap al-Jarmozi 10 menit setelah wawancara di saluran TV Al-Mayadeen pada 22 Januari.

BACA JUGA:

Mengomentari Operasi Badai Yaman pertama melawan UEA, al-Jarmozi mengatakan bahwa “Drone Yaman tidak menargetkan pasar dan menara UEA, yang jika diarahkan ke tempat-tempat itu, maka  perusahaan internasional akan pergi dan ekonomi UEA akan runtuh”.

Jul 7, 2022

Saleh al-Jarmozi

“Nilai-nilai Yaman tidak mengizinkan ini (menargetkan target sipil), dan para pemimpin di pemerintahan Sana’a telah menyatakan bahwa mereka tidak dapat menargetkan warga sipil seperti yang dilakukan para penjahat ini”.

Al-Jarmozi mengecam posisi Al-Azhar Al-Sharif di Mesir, yang mengutuk serangan Yaman di mana tiga orang tewas di UEA, tetapi tetap bungkam atas semua kejahatan UEA yang dilakukan di Yaman, yang telah merenggut nyawa ribuan warga sipil selama tujuh tahun terakhir.

Ia juga mengecam kebungkaman PBB serta Arab atas kejahatan koalisi Saudi di Yaman.

“PBB dan menteri luar negeri negara-negara Arab mengutuk serangan di mana 3 orang tewas, tetapi kita  tidak mendengar suara atau bahkan bisikan setelah pembunuhan anak-anak dan wanita di rumah, pemboman rumah sakit, penghancuran sekolah dengan siswa, dan pembunuhan siswa di bus sekolah di Yaman”, tegasnya.

BACA JUGA:

Situs-situs media sosial penuh kampanye solidaritas dengan al-Jarmozi, setelah berita penangkapannya menyebar. Aktivis mencela pihak berwenang Qatar, dan meminta mereka bertanggung jawab penuh atas semua yang dihadapi al-Jarmozi.

Qatar tidak lagi menjadi anggota koalisi agresi pimpinan Saudi dalam perang Yaman sejak 2017, dan di masa lalu memiliki konflik diplomatik yang besar dengan UEA dan Arab Saudi. Namun, baru-baru ini, laporan menunjukkan pemulihan hubungan antara Qatar dan kedua negara, yang mungkin menjelaskan alasan di balik keputusan Doha untuk menindak para pendukung perjuangan Yaman. (ARN)

Sumber: HodHodYemenNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: