Eropa

Panas dengan Rusia, AS Kirim Pesawat Pembom Nuklir ke Inggris

London, ARRAHMAHNEWS.COM Amerika telah mengerahkan sekelompok pembom strategis B-52H yang mampu membawa senjata nuklir di sebuah pangkalan militer di Inggris.

“Pesawat B-52H Stratofortress, peralatan pendukung, dan personel Sayap Pengeboman ke-5 tiba dari Pangkalan Angkatan Udara Minot di Dakota Utara ke Bandara Fairford, Inggris, pada hari ini,” menurut pernyataan yang dipublikasikan di situs web Komando Angkatan Udara AS.

BACA JUGA:

Komando Angkatan Udara AS menegaskan bahwa pembom telah tiba “untuk melakukan misi yang telah lama direncanakan dari kelompok pembom operasional,” sebagai bagian dari serangkaian misi bersama reguler untuk Komando Angkatan Bersenjata Eropa dan Angkatan Bersenjata Strategis AS.

Empat B-52H lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Minot di Utara Dakota sekitar pukul 02.00 GMT.

Jul 6, 2022

Bomber Amerika

Ini terjadi pada saat Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyatakan bahwa pengerahan pasukan Rusia di Belarus sebagai bagian dari latihan militer bersama di perbatasan Ukraina merupakan “momen berbahaya” bagi keamanan Eropa.

Stoltenberg mengatakan bahwa aliansi sedang menjajaki kemungkinan mengerahkan kelompok tempur jarak jauh di Laut Hitam di Rumania, menurut jaringan “NSN”.

Stoltenberg menegaskan bahwa angkatan bersenjata Ukraina sekarang “lebih diperlengkapi, dilatih, dan dikelola dengan lebih baik” daripada di tahun 2014, serta menekankan bahwa negara-negara anggota NATO “memberikan dukungan kepada pasukan pertahanan Ukraina sehingga mereka dapat mempertahankan diri, dan ini adalah haknya dari setiap negara,” klaimnya.

Media Inggris mengungkapkan bahwa “Amerika Serikat sedang berusaha untuk memodernisasi pangkalan udaranya di Inggris”, dalam sebuah langkah yang akan “memungkinkan Washington untuk mencegat komunikasi internasional dan meluncurkan serangan militer dari tanah Inggris dengan kecepatan dan dampak.”

Patut dicatat bahwa juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan bahwa Inggris dan Amerika Serikat menciptakan “ancaman Rusia” untuk menciptakan perang “pahlawan” melawannya, dengan menegaskan bahwa Barat berusaha mengalihkan perhatian dari krisis politik dan “menghabiskan miliaran di bidang persenjataan.”

Rusia telah lebih dari sekali menolak tuduhan Barat tentang persiapan untuk “serangan militer” di Ukraina, dan menganggap tuduhan ini sebagai dalih untuk penyebaran infrastruktur militer NATO di dekat perbatasan Rusia.

Ia juga meminta negara-negara Barat untuk memikirkan bahaya nyata dari penyebaran senjata nuklir AS di Eropa. (ARN)

Sumber: Al-Mayadeen

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: