Headline News

Hamas Ancam Israel: Seluruh Palestina akan Membara karena Yerusalem

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Juru bicara Hamas di wilayah pendudukan Yerusalem, Muhammad Hamadeh, memperingatkan Israel akan tanggapan agresif terhadap serangan yang dilakukan di lingkungan Sheikh Jarrah.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu (13/02), juru bicara tersebut mengatakan bahwa “agresi pemukim, yang dipimpin oleh Ben-Gvir, terhadap orang-orang kami di lingkungan Sheikh Jarrah, adalah agresi terang-terangan dan permainan api yang dapat mengobarkan daerah tersebut”, seperti dilansir Qudsnen.

BACA JUGA:

Ia memperingatkan ‘Israel’ agar tidak melanjutkan aktivitasnya di lingkungan Sheikh Jarrah Yerusalem dan meminta warga Palestina untuk mendukung perjuangan, dengan mengatakan “seluruh Palestina akan membara karena Yerusalem.”

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Hamadeh juga mengatakan bahwa semua desa dan kota Tepi Barat akan berubah menjadi ruang konfrontasi dengan pendudukan dan pemukim.

Tadi malam, sekelompok pemukim Israel, yang didukung oleh pasukan Israel, menyerbu lingkungan Sheikh Jarrah dan menyerang penduduk dan rumah mereka.

Sumber-sumber lokal mengatakan puluhan pemukim Israel, di bawah perlindungan pasukan pendudukan, menyerang penduduk lingkungan Sheikh Jarrah dan melemparkan batu ke rumah dan benda-benda mereka. Para pemukim juga memecahkan kaca jendela beberapa kendaraan warga.

BACA JUGA:

Pasukan pendudukan juga menyerang penduduk, termasuk keluarga Salem, yang menghadapi ancaman pemindahan paksa rumah mereka di lingkungan itu oleh Israel, dengan menyemprotkan gas merica ke wajah mereka dan menembakkan bom suara, tabung gas air mata, serta peluru logam berlapis karet, mengakibatkan mati lemas beberapa dari mereka sementara yang lain menderita luka bakar, termasuk orang tua, wanita dan anak-anak.

Beberapa pemuda juga terluka akibat pecahan bom suara.

Ini terjadi beberapa jam setelah Ben-Gvir mengumumkan bahwa ia mempertimbangkan untuk membuka kantor darurat di lingkungan itu, mengklaim langkah seperti itu dilakukan dalam solidaritas dengan para pemukim di sana dan untuk mengecam kurangnya perlindungan polisi yang mereka terima.

Sebelumnya pada hari Minggu, para pemukim menyerbu lingkungan itu dan mendirikan tenda di tanah keluarga Salem.

Beberapa jam kemudian, Ben-Gvir tiba di daerah itu, membuka kantornya di sana.

Sheikh Jarrah telah menjadi pusat konflik selama setahun terakhir, karena pemerintah pendudukan Israel telah mencoba untuk memindahkan secara paksa beberapa keluarga Mei lalu dari lingkungan itu untuk memberi jalan bagi pemukim Israel.

Peristiwa itu telah menyebabkan protes luas di wilayah Palestina yang diduduki dan operasi militer skala besar di Jalur Gaza yang terkepung. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: