Hot News

Nasrallah ke Israel: Rezim Pasti Runtuh, Segera Tinggalkan Palestina!

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Sekretaris Jendral (Sekjen) Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrallah menyatakan bahwa keruntuhan rezim Israel telah dimulai sejak 1982, ketika Perlawanan memaksanya untuk mundur ke ‘garis biru’. Nasrallah mendesak rezim pendudukan itu untuk segera meninggalkan Palestina.

Berbicara pada upacara peringatan kesyahidan para pemimpin Perlawanan, Sayyid Nasrallah mengatakan bahwa ideologi perlawanan di kawasan itu sudah dimulai jauh sebelum berdirinya Hizbullah.

BACA JUGA:

“Para pemimpin perlawanan telah menolak untuk menyerah kepada rezim Israel atau menerima pendudukannya,” kata Nasrallah, seperti dilansir Al-Manar.

Jul 7, 2022

Sekjen Hizbullah

Ia kemudian mencela negara-negara Muslim yang menormalkan hubungan mereka dengan Israel, menggambarkan Israel sebagai “rezim sementara” yang sedang menuju keruntuhannya.

“Beberapa di Lebanon dan kawasan membayangkan bahwa masa depan terkait dengan Israel dan itulah mengapa mereka menggunakan normalisasi dengan itu,” katanya.

Nasrallah juga mengatakan gerakan perlawanan telah memperoleh kemenangan melawan rezim Israel sejak 1985, menambahkan, “Kami menghadapi Israel sebagai entitas yang telah melemah dan sedang runtuh.”

Perlawanan melawan ambisi musuh, melindungi Libanon dan mendukung Palestina, katanya.

Berjanji untuk mengikuti jejak para martir perlawanan, kepala Hizbullah itu mengatakan perlawanan akan menjaga sumpahnya terlepas dari semua konspirasi dan lobi.

BACA JUGA;

Dia menunjukkan bahwa Israel adalah satu-satunya rezim hari ini yang telah digambarkan sebagai “apartheid,” mengatakan pejabat rezim telah mengakui bahwa mereka melawan perjuangan untuk memperpanjang umur entitas itu.

“Faksi-faksi perlawanan di kawasan, termasuk Hizbullah, percaya bahwa entitas Zionis adalah entitas buronan yang mundur,” katanya.

Dia mengatakan ada kurangnya kepercayaan pada tentara Israel dan di antara para jenderalnya.

Nasrallah, bagaimanapun, mengklarifikasi bahwa dia tidak meremehkan kekuatan Israel. Namun dia menegaskan kembali bahwa Israel “sedang mengalami keruntuhan.”

“Kami mendorong Israel untuk meninggalkan Palestina dan kami siap membayar tiket perjalanan mereka,” tegasnya.

BACA JUGA:

Dia menjanjikan pasukan Israel operasi Ansariyeh kedua jika mereka mencoba melakukan serangan terhadap proyek rudal presisi Hizbullah di Lebanon.

Dia lebih lanjut menguraikan peran gerakan perlawanan di Lebanon, dengan mengatakan itu hanya ada untuk membela dan melindungi Lebanon.

“Kami bersikeras untuk memperkuat dan memperlengkapi tentara dan kami juga bersikeras bahwa bantuan itu tidak boleh datang dari satu pihak saja,” katanya.

Di tempat lain dalam sambutannya, Nasrallah mengatakan Iran selalu secara terbuka mendukung perlawanan di Lebanon. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: