Australia

Australia akan Masukkan Hamas dalam Daftar Teroris

Australia, ARRAHMAHNEWS.COM Pemerintah Australia akan memasukkan gerakan perlawanan Palestina Hamas sebagai organisasi teroris. Langkah ini disambut gembira Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, yang menyebutnya buah dari dialognya dengan pemimpin negara itu.

Dalam postingannya di twitter, Bennett berterima kasih kepada mitranya dari Australia Scott Morrison “untuk menindaklanjuti dialog kami mengenai masalah penting ini”.

BACA JUGA:

“Ini adalah langkah penting lainnya dalam perang global melawan terorisme,” cuit Bennett di akun Twitter-nya.

AS, Inggris, Uni Eropa dan Kanada sebelumnya memasukkan kelompok tersebut ke dalam daftar hitam, padahal kelompok tersebut memenangkan pemilihan secara demokratis pada tahun 2006. Hamas memerintah Jalur Gaza yang terkepung.

Langkah tersebut telah menuai kritik tajam dari Jaringan Advokasi Palestina Australia (APAN), yang mengatakan “sangat tidak setuju” dengan proposal yang memberi apapun untuk memajukan perdamaian ini, dan hanya akan menyebabkan lebih banyak penderitaan bagi 2 juta orang yang saat ini masih hidup di bawah blokade selama 15 tahun Israel.”

Pemerintah telah gagal dalam tugasnya mencari solusi damai dan telah menunjukkan bahwa mereka menerapkan satu set aturan untuk Palestina, dan satu lagi untuk Israel.

Uskup George Browning, presiden kelompok itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang menyebut bahwa semua tindakan yang mengarah kepada keputusan ini telah didorong oleh kelompok-kelompok pro Israel.

“Sekali lagi pemerintah ini telah menunjukkan bahwa mereka tidak tertarik pada hak asasi manusia, atau penerapan hukum internasional,” ujarnya sebagaimana dikutip MEMO. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: