Amerika

Genderang Ditabuh! Rusia Luncurkan Latihan Nuklir

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Rusia melancarkan Uji coba dengan menembakkan rudal berkemampuan nuklir pada hari Sabtu (19/02). Presiden Vladimir Putin mengawasi langsung latihan militer dramatis ini setelah Amerika Serikat kembali memperingatkan bahwa pihaknya yakin Moskow berencana untuk menyerang Ukraina dalam beberapa hari.

Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tiba di Jerman untuk mengumpulkan dukungan Barat, meskipun terjadi peningkatan signifikan dalam penembakan di timur negara itu di mana seorang tentara Ukraina tewas.

BACA JUGA:

Latihan tersebut melibatkan senjata nuklir dan non-nuklir, dan diadakan di tengah eskalasi di Ukraina timur dan berlanjutnya ketegangan dengan NATO, seperti dilansir Al-AhedNews.

Jul 5, 2022

Latihan Militer Rusia

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa latihan ini akan melibatkan “peluncuran rudal balistik dan jelajah.” Angkatan udara akan berpartisipasi bersama dengan armada Laut Utara dan Laut Hitam negara itu.

Sebuah rudal balistik antarbenua RS-24 Yars telah diluncurkan dari Kosmodrom Plesetsk di barat laut Rusia, untuk mencapai sasaran di Semenanjung Kamchatka di Timur Jauh negara itu, setelah menempuh jarak sekitar 5.700 km (3.540 mil).

Selain itu, kapal selam Karelia bertenaga nuklir telah menembakkan rudal balistik R-29RMU Sineva dari Laut Barents di Kutub Utara, juga menargetkan poligon Kamchatka.

Kapal dan kapal selam dari armada Laut Utara dan Hitam Rusia menembakkan rudal jelajah Kalibr. Mereka juga meluncurkan rudal jelajah hipersonik anti-kapal Zirkon, salah satu senjata terbaru negara itu yang dirancang untuk menghancurkan kapal induk besar dan kapal besar musuh lainnya.

Sementara itu, pembom strategis Tu-95 menyerang sasaran di Kamchatka dan di Rusia barat.

Latihan ini dilaksanakan ditengah pengumuman oleh militer Ukraina tentang kematian salah satu tentaranya dalam dugaan penembakan oleh pasukan pro-Rusia di timur negara itu yang bergejolak.

BACA JUGA:

Militer mengatakan kematian itu terjadi Sabtu pagi ketika separatis pro-Rusia melepaskan tembakan ke lebih dari 20 pemukiman dan tempat tinggal di Ukraina timur, menggunakan senjata berat dan artileri.

“Sebagai akibat dari serangan penembakan, seorang tentara Ukraina mengalami luka parah akibat pecahan peluru,” kata komando militer gabungan untuk Ukraina timur dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, pimpinan wilayah timur Lugansk dan Donetsk menyebut situasi itu “kritis” dan mengumumkan “mobilisasi umum” sebagai tanggapan atas serangan militer Ukraina.

BACA JUGA:

Denis Pushilin, pemimpin Republik Rakyat Donetsk, dalam sebuah pernyataan video menekankan bahwa pasukan wilayahnya telah mencegah serangan yang direncanakan oleh dinas keamanan Ukraina, dan bahwa pasukan Kiev telah melanjutkan serangan mereka.

“Bersama-sama, kita akan mencapai bagi kita semua kemenangan yang kita inginkan dan butuhkan. Kita akan melindungi Donbas dan semua orang Rusia,” tambah Pushilin.

Pemimpin wilayah Lugansk, Leonid Pasechnik, juga menerbitkan sebuah dekrit yang mengatakan tindakan di wilayahnya telah ditandatangani untuk persiapan “menolak agresi.” (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: