Headline News

Raisi ke Macron: Negoisasi Wina Harus Hapus Semua Sanksi

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Iran Ebrahim Raeisi mengatakan kemungkinan kesepakatan antara Iran dan kelompok negara-negara P4+1 di ibu kota Austria, Wina, harus mencakup penghapusan semua sanksi, penyediaan jaminan yang sah, dan penghentian isu-isu dan klaim politik.

Presiden Iran membuat pernyataan ini dalam percakapan telepon dengan timpalannya dari Prancis Emmanuel Macron pada hari Sabtu (19/02) ketika kedua belah pihak membahas status terbaru dari pembicaraan yang sedang berlangsung di Wina antara Teheran dan lima penandatangan yang tersisa untuk kesepakatan Iran 2015, yang bertujuan untuk mengamankan kebangkitan kembali perjanjian, seperti dilansir PressTV.

BACA JUGA:

Raeisi mengatakan tim perunding Iran telah berulang kali mengumumkan bahwa mereka menyambut baik inisiatif yang akan menjamin penyediaan dan perlindungan hak-hak bangsa.

Jul 5, 2022

Foto Macron dan Raisi

Ia menambahkan bahwa “tekanan atau klaim politik tertentu telah dibuat dengan tujuan mempertahankan pengaruh tekanan pada bangsa Iran yang merusak prospek pencapaian kesepakatan di Wina”.

Ia mencatat bahwa delegasi Iran menangani pembicaraan di ibukota Austria dengan keseriusan.

“Dalam proses negosiasi (Wina), Republik Islam Iran telah menawarkan proposal yang konstruktif dan telah memeriksa proposal yang dibuat oleh pihak lain dalam pembicaraan berdasarkan kesesuaian mereka dengan kepentingan rakyat Iran.”

“Untuk membuktikan niat baiknya, Republik Islam Iran selalu menyoroti kerja sama profesionalnya dengan Badan Energi Atom Internasional dan kami perlu waspada dengan rencana musuh dalam hal ini,” kata presiden Iran itu.

Presiden Prancis, pada bagiannya, mengatakan bahwa kemajuan yang baik telah dicapai dalam pembicaraan Wina dan menyatakan harapan bahwa negosiasi antara Iran dan kelompok negara-negara P4+1 akan membuahkan hasil sesegera mungkin. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: