Pegang Samurai, Ustadz Hijrah Ancam Menag Yaqut

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMPemilik akun Instagram doniputra_safar unggah sebuah video dirinya memegang pedang samurai dan melontarkan ancaman kepada Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut, yang saat ini viral di media sosial.

Setelah ditelusuri dalam bio Instagramnya Doni Putra adalah Pembina & Founder @sahabathijrahid serta Founder @hijrahbikers.community, dia juga lulusan S1 Al- Azhar Cairo, S2 UIN Suka, S3 UIN Susqa PKU, ternyata dia seorang ustadz hijrah juga.

BACA JUGA:

Hal ini juga dipertegas oleh akun Twitter @B1G_K4y_R3born “Kabar baik untuk Ust. Doni Putra LC. Video anda luar biasa hebat pegang pedang seperti itu itu sudah merupakan bentuk ancaman. Perhatikan baik2, kita bantuin lagi nih pak @DivHumas_Polri yg lg banyak tugas pastinya”.

Video pemuda pegang samurai ancam Gus Yaqut itu viral setelah diunggah oleh pengguna Twitter RonaldLampard8, seperti dilihat pada Sabtu 26 Februari 2022. Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut sosok pemuda itu adalah kader ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

BACA JUGA:

“Kadrun HTI Sok Sokan Ngancam Gus Yaqut,” cuit netizen RonaldLampard8.

Dilihat dari video itu, tampak seorang pemuda mengenakan kemeja tengah memegang pedang samurai.

Ia pun mengaku darahnya mendidih ketika mendengar ucapan Menag Yaqut yang menyamakan antara suara adzan dengan gonggongan anjing. “Mendidih rasanya darah ketika mendengarkan ucapan Bapak Menteri yang menyamakan antara suara adzan dengan gonggongan anjing,” ujar pemuda itu. Menurutnya, ucapan Yaqut itu merupakan bentuk pelecehan dan juga penghinaan terhadap Islam serta nilai-nilai Pancasila.

“Bapak Yaqut, ini adalah pelecehan dan juga penghinaan terhadap Islam serta nilai-nilai Pancasila,” tuturnya. Ia pun mengatakan kepada Yaqut bahwa umat Islam melantunkan adzan lewat pengeras suara sudah sejak puluhan tahun lalu. “Bapak Yaqut kami umat Islam adzan dengan pengeras suara bukan sehari dua hari di NKRI ini, sudah puluhan tahun,” ujarnya.

Maka dari itu, pemuda itu menegaskan kepada Yaqut bahwa dalam ajaran Islam hanya setan yang membenci suara adzan. “Bapak Yaqut dalam ajaran kami agama Islam yang tidak suka dan membenci suara adzan itu hanya setan,” kata si pemuda. Lebih lanjut, pemuda yang tampak pegang samurai itu meminta Gus Yaqut tidak terus mengusik Islam.

Apabila Yaqut masih terus usik Islam, maka ia tak segan mengeluarkan samurai itu dari sarungnya. “Bapak Yaqut tolong jangan usik agama kami. Kalau bapak terus usik agama kami (buka sarung pedang),” tegasnya, seperti dikutip dari MakassarTerkini.

Padahal menurut putri Gus Dur, Alissa Wahid dalam akun Twitternya “Mencermati ini: Adzan tidak dibatasi. Yang diatur adalah penggunaan TOA selain untuk adzan. Lalu dinarasikan aturan TOA ini anti adzan? Indonesia darurat logika bener nih. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: