Ukraina Minta Bantuan Israel Perangi Rusia

Ukraina, ARRAHMAHNEWS.COM Kedutaan Besar Ukraina di Israel menyeru orang-orang Israel yang ingin berperang melawan Rusia dapat melakukannya dan melakukan perjalanan ke Ukraina. Dalam postingan Facebook, kedutaan juga memberikan mereka informasi kontak.

“Mendesak! Untuk orang-orang yang ingin berpartisipasi dalam perlindungan Ukraina dari agresi militer Rusia!” bunyi postingan itu, seperti dilansir Al-Mayadeen.

BACA JUGA:

“Rekan-rekan sebangsa yang terhormat,” lanjut misi Kiev, “saudara-saudara dan semua warga Israel yang peduli dan negara-negara lain yang saat ini berada di Israel! Kedutaan telah memulai pembentukan daftar sukarelawan yang ingin berpartisipasi dalam aksi pertempuran melawan agresor Rusia.”

Ukraina Minta Bantuan Israel Perangi Rusia
Militer Israel tangkap anak Palestina

Kedutaan memberikan informasi kontaknya, memberi tahu orang-orang Israel tentang informasi yang perlu mereka berikan dalam email mereka. Pengumuman itu meminta kartu identitas, kewarganegaraan, tanggal lahir, nomor paspor asing, spesialisasi militer, dan kontak mereka.

Duta Besar Ukraina untuk pendudukan Israel pada Hari Jumat mengatakan negosiasi sedang berlangsung dengan “Tel Aviv” untuk mengirim bantuan ke Ukraina.

“Kami telah membahas bantuan kemanusiaan yang mendesak dari Israel, dan saya senang untuk mengatakan bahwa kami berharap untuk menerimanya dalam beberapa jam mendatang,” katanya, mengungkapkan bahwa bantuan itu terutama terdiri dari “bantuan medis ke rumah sakit tentara.”

Ironisnya, penegasan Ukraina bahwa pihaknya tidak memerlukan pasukan dari “Israel” terbongkar melalui seruan Kiev agar warga Israel berperang di Ukraina.

Media Israel terus mengawasi perkembangan yang sedang berlangsung setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memutuskan otorisasi operasi militer khusus di Donbass.

Saluran 13 Israel mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid meningkatkan retorika Israel terhadap Rusia, yang sepadan dengan administrasi AS-Uni Eropa, menyebut operasi militernya di Donbass “pelanggaran berat terhadap tatanan internasional.”

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menyatakan bahwa “Israel” akan berpihak pada Amerika Serikat jika perang pecah antara Rusia dan Ukraina. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: