Saudi Suap Aktivis Yaman untuk Benarkan Kejahatan Perangnya

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Mohammed al-Zubaidi, akademisi Yaman dan pakar hak asasi manusia yang berbasis di Washington DC, mengatakan bahwa rezim Saudi, melalui duta besarnya untuk Yaman Mohammed Al Jaber, telah menyuap para aktivis Yaman di Jenewa dan New York untuk menutupi kejahatannya di forum-forum internasional. Mereka yang disuap akan mendapat dana bulanan dari Komite Khusus Saudi dan di bawah pengawasan langsung dari Kantor Duta Besar.

Berbicara kepada outlet media Rai Akhr, al-Zubaidi mengatakan bahwa rezim Saudi telah “membeli loyalitas untuk menutupi reputasinya setelah 8 tahun perang melawan Yaman sejak Maret 2015, dan setelah menderita banyak korban di lapangan”.

BACA JUGA:

Ia mengungkap bagaimana absurditas perang, pembelokan opini publik dunia, dan pelanggaran terhadap orang yang tidak bersalah dilakukan.

Saudi Suap Aktivis Yaman untuk Benarkan Kejahatan Perangnya
Mohammed al-Zubaidi

“Sekitar 26 aktivis Yaman menerima arahan langsung dari kantor al-Jaber dengan manuskrip tertulis yang disiapkan oleh bekas kantornya, berfokus pada menggiring opini publik melalui media televisi dan seminar hak asasi manusia tentang kejahatan rezim Saudi terhadap warga sipil di Yaman, membenarkan bahwa mereka menerima pembayaran bulanan dari petugas Saudi yang berafiliasi dengan duta besar,” kata Mohammed al-Zubaidi sebagaimana dikutip HodhodYemenNews.

“Kantor duta besar memberikan dana ini kepada para aktivis dan jurnalis Yaman di Eropa dan Amerika atas nama kemanusiaan agar mereka menghadiri sidang Dewan Hak Asasi Manusia dan PBB, untuk membela dan menutupi kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan oleh koalisi Saudi-UEA,” tambah Mohammed al-Zubaidi.

Ia mencela pengkhianatan para aktivis yang telah meninggalkan masalah rakyat Yaman, dan mengutuk pelanggaran yang dilakukan terhadap tanah air mereka, demi kepentingan pribadi.

“Selain itu, pembelian loyalitas oleh rezim Saudi terhadap orang-orang Yaman ini terjadi setelah laporan internasional yang memalukan mengutuk operasi militer Arab Saudi di Yaman dan pelanggaran hak asasi manusia yang merupakan kejahatan perang dan genosida,” jelasnya, menekankan bahwa “Riyadh menggunakan aktivis Yaman ini secara musiman dengan mengirim mereka ke semua forum internasional untuk berpartisipasi sesuai arahannya.”

BACA JUGA:

Lebih lanjut, al-Zubaidi mengatakan bahwa para aktivis Yaman ini berfungsi sebagai media untuk “membenarkan kejahatan koalisi Saudi” dan menyerahkan laporan yang telah disiapkan sebelumnya dari Komite Khusus Riyadh ke Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa, dengan fokus pada membela koalisi dan tindakan kriminalnya terhadap warga sipil, terutama setelah Arab Saudi masuk daftar hitam karena membunuh anak-anak di Yaman.

Ia menambahkan bahwa aktivis Yaman telah menutupi kejahatan Saudi dan UEA terhadap kemanusiaan di Yaman melalui sesi dewan hak asasi manusia dan sidang Majelis Umum PBB di New York.

Selain itu, ia menegaskan bahwa dirinya memiliki dokumen yang menunjukkan para aktivis Yaman ini menerima hadiah dari seorang perwira Saudi sebagai imbalan atas kesaksian palsu di depan komunitas internasional dan opini publik dunia. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: