Dina Sulaeman: Inilah Akar Konflik Rusia Vs Ukraina

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMDina Sulaeman, pengamat politik luar negeri khususnya Timur Tengah, di akun fanpage Facebooknya menjelaskan tentang akar konflik Rusia dan Ukraina.

Dina, saya memang sering memberikan the other side of the story, yang orang banyak tidak tahu. Kalau kalian cuma mau tahu one side saja, silakan, sudah tersedia di media mainstream. Ga usah saya repot-repot mengulangi berita yang mereka tulis.

BACA JUGA:

Mengapa saya bisa tahu the other side-nya? Ya karena memang saya menghabiskan sangat banyak waktu untuk membaca, menggali sesuatu yang ingin saya pahami. Kalian yang suka histeris kalau dikasih tahu sesuatu yang baru, silakan skip saja. Kasihani jantung kalian.

Dina Sulaeman Jelaskan Akar Konflik Rusia dan Ukraina
Karikatur Rusia Vs Ukraina

Pemikiran dasar saya dalam menganalisis konflik (berdasarkan teori resolusi konflik): sebelum kita bisa menemukan akar konfliknya dan akar konflik itu tidak dibereskan, resolusi konflik tidak akan tercapai. Dan untuk menemukan akarnya, seluruh puzzle harus ditemukan dan disusun dulu.

Akar konflik Rusia vs Ukraina ini adalah ambisi hegemoni dan dominasi AS di berbagai penjuru bumi. Yang ngomong gini bukan cuma saya, kalian kalau baru tahu, coba keluar sekali-sekali dari medsos dan ikuti kuliah panjang lebar para pundit dan baca banyak buku terkait (bukan cuma baca status orang sepotong-sepotong lalu komen “pokoknya”).

(apa beda hegemoni dan dominasi? silahkan dipelajari).

Pernyataan Imran Khan ini membuktikan kepada kita sebuah fakta: bahwa memang negara-negara Barat menekan negara-negara yang lebih lemah untuk mau mendukung mereka. Ini salah satu cara mereka mendominasi dan menghegemoni. Awalnya bujuk, suap (kasih tawaran ini-itu); kalau tidak mempan, ancam dan todong senjata.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dalam sebuah pidato publik telah mengkritik utusan Barat yang berbasis di Islamabad yang pekan lalu berusaha menekan Pakistan untuk mengutuk tindakan Rusia di Ukraina.

Khan berkata, “Apakah mereka pikir Pakistan adalah budak mereka?”

Sebanyak 22 kepala misi diplomatik, termasuk negara-negara anggota Uni Eropa, merilis surat bersama pada 1 Maret yang mendesak Pakistan untuk mendukung resolusi di Majelis Umum PBB yang mengutuk agresi Rusia terhadap Ukraina.

BACA JUGA:

Pakistan, sekutu tradisional Barat, abstain dalam pemungutan suara atas resolusi anti-Rusia di Majelis Umum PBB.

Khan juga berkata, “Saya ingin bertanya kepada Duta Besar Uni Eropa: Apakah Anda menulis surat seperti itu ke India?”

Lebih lanjut Khan mempertanyakan mengapa negara-negara Eropa tidak mengecam India atas tindakannya di Kashmir. Dengan kata lain [ini saya kutip dari TRT ya, seperti tertera di foto], Khan mengatakan, “Barat tidak bisa menguliahi kami soal Ukraina ketika di saat yang sama mengabaikan aksi India dalam konflik Khasmir.”

[India juga telah abstain dalam voting di PBB]

Khan berkata, “Kami berteman dengan Rusia, dan kami juga berteman dengan Amerika; kami berteman dengan China dan Eropa; kami tidak berada di kamp manapun”. (ARN)

One thought on “Dina Sulaeman: Inilah Akar Konflik Rusia Vs Ukraina

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: