Terus Capai Kemajuan, Pasukan Rusia Makin Dekat ke Kiev

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Jenderal Igor Konashenkov, angkatan bersenjata Rusia mencapai kemajuan 21 kilometer ke Ukraina selama 24 jam terakhir.

Selain itu, tentara Rusia menghancurkan sekitar 3.500 sasaran militer selama operasi khusus di Ukraina.

BACA JUGA:

“Secara total, 3.491 objek milik infrastruktur militer Ukraina dinonaktifkan selama operasi. Menghancurkan: 123 kendaraan udara tak berawak, 1.127 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 115 sistem peluncuran roket ganda, 423 senjata artileri lapangan dan mortir, 934 kendaraan unit militer khusus,” ujarnya.

Terus Capai Kemajuan, Pasukan Rusia Makin Dekat ke Kiev
Militer Rusia mendekati Kyiv

Kementerian juga mengumumkan bahwa Angkatan Udara telah menghancurkan sebuah lapangan terbang militer di kota Vasilkov, dan sebuah pusat utama untuk radio dan intelijen elektronik di wilayah Brovory, dikutip Al-Mayadeen.

Secara bersamaan, militer Ukraina mengumumkan di halaman Facebook-nya pada hari Sabtu (12/03) bahwa pasukan Rusia terus memperoleh kemajuan di Ukraina, mengungkap bahwa operasi di sisi utara ibukota Kiev sebagian telah berhasil.

Dua hari lalu, Konashenkov merinci bahwa angkatan bersenjata Rusia menghancurkan hampir tiga ribu fasilitas infrastruktur militer Ukraina.

BACA JUGA:

Konashenkov menyatakan bahwa pada hari terakhir, pasukan Rusia menembak jatuh lima drone dan satu rudal Tochka-U. Bersamaan dengan itu, milisi rakyat di Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Lugansk (LPR) merebut kembali desa-desa mereka dalam serangan balasan.

Menurut juru bicara itu, kemarin kota Volnovakha berhasil direbut oleh DPR.

“Unit Republik Rakyat Donetsk membebaskan kota Volnovakha,” kata Konashenkov, menambahkan bahwa tiga permukiman lagi berhasil direbut.

“Prajurit DPR juga terus mengepung Mariupol,” menurut Konashenkov.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa pasukan militer Rusia mengambil kendali penuh atas pusat regional Kherson di Ukraina.

Pada hari Jumat, Konashenkov memperingatkan bahwa sistem pertahanan udara portabel (MANPADS) yang dikerahkan di Kiev, yang dikirim oleh Barat, menimbulkan ancaman teroris terhadap pesawat sipil. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: