Dunia Tak Boleh Lupakan Yaman karena Krisis Ukraina

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Katharina Ritz, seorang pejabat dari Palang Merah Internasional, memperingatkan bahwa dunia tidak boleh melupakan Yaman dan negara-negara lain yang dilanda perang karena situasi kemanusiaan saat ini di Ukraina.

Ritz, pemimpin tim Komite Internasional Palang Merah di Yaman, mengatakan kepada bahwa negara itu masih sangat membutuhkan bantuan, dikutip Al-Mayadeen.

BACA JUGA:

Pada bulan Januari, Program Pangan Dunia (WFP) melaporkan bahwa keluarga-keluarga di Yaman terpaksa makan daun untuk bertahan hidup melalui kelaparan yang disebabkan oleh agresi.

Dunia Tak Boleh Lupakan Yaman karena Krisis Ukraina
Perang Yaman dan Krisis Ukraina

Selama hampir tujuh tahun, Yaman telah menyaksikan agresi yang dipimpin oleh koalisi Saudi, dengan partisipasi beberapa negara Arab termasuk UEA.

Sebelumnya, Amnesty International mengatakan bahwa koalisi pimpinan Saudi menggunakan peluru kendali presisi buatan AS dalam serangannya di kota-kota Yaman.

“Saya pikir tugas kita adalah untuk menanggapi kebutuhan secara setara dan melakukan yang terbaik,” kata Ritz. Ia menambahkan, “Saya pikir ini bukan tentang Ukraina atau bukan. Sekarang Ukraina dan Yaman dan Suriah dan Irak dan Kongo dan seterusnya…. Kita harus menambahkan Ukraina pada semua krisis, tetapi kita tidak boleh menggantikannya.”

Menurut beberapa analis dan sumber media, krisis Yaman akan diperburuk oleh penundaan rantai pasokan yang disebabkan beralihnya perhatian ke Ukraina.

Menurut survei, Yaman mengimpor lebih dari 40% gandumnya dari Rusia dan Ukraina.

Menurut PBB, Perang menyebabkan negara itu mengalami kerugian 126 miliar dolar dalam salah satu krisis kemanusiaan dan ekonomi terburuk di dunia, karena sebagian besar populasi 30 juta orang bergantung pada bantuan. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: