180 Tentara Asing Tewas dalam Serangan Rusia ke Pusat Pelatihan Ukraina

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Hingga 180 tentara bayaran asing telah tewas dalam serangan presisi yang dilakukan oleh Rusia terhadap pusat pelatihan Ukraina yang terletak di kompleks militer Yavorovsky dan dekat pemukiman Starichi. Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengumumkan hal ini pada Hari Senin.

Konashenkov menjelaskan bahwa pusat-pusat ini digunakan untuk melatih dan mengatur tentara bayaran asing guna melawan pasukan Rusia di Ukraina Timur, serta untuk menyimpan persenjataan yang dikirim ke negara itu oleh negara-negara asing.

BACA JUGA:

“Kami akan terus menargetkan tentara bayaran asing yang tiba di wilayah Ukraina”, kata Konashenkov, dikutip SputnikNews.

180 Tentara Asing Tewas dalam Serangan Rusia ke Pusat Pelatihan Ukraina
Serangan Rusia

Selain itu, Angkatan Udara dan pertahanan udara Rusia menghancurkan beberapa pesawat Ukraina, termasuk satu jet serang Su-24 (NATO: Fencer) dan 11 pesawat udara tak berawak. Dua di antaranya adalah drone serang dan pengintai Bayraktar TB-2 buatan Turki.

“Drone Rusia juga menghancurkan 46 objek militer Angkatan Bersenjata Ukraina, termasuk tiga pusat komando, satu sistem rudal pertahanan udara, dan dua gudang amunisi, serta berbagai kendaraan militer,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan tersebut.

Moskow telah berulang kali meminta negara-negara asing untuk mencegah warganya bepergian ke Ukraina untuk bergabung dalam permusuhan di sana, saat Angkatan Bersenjata Rusia melakukan operasi militer khusus di negara itu. Moskow mencatat bahwa siapa pun yang menyerang pasukan Rusia akan dianggap sebagai target yang sah. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: