Kampanye Internasional Tuntut Akhiri Blokade Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Aktivis hak asasi manusia, dan profesional media di seluruh dunia meluncurkan kampanye internasional yang luas di media sosial menuntut diakhirinya pengepungan di Yaman. Negara yang saat ini terpuruk ke dalam krisis kemanusiaan terburuk di dunia akibat agresi brutal dan blokade ketat Koalisi Saudi.

Kampanye tersebut diluncurkan dengan tema “End The Siege on Yemen (Akhiri Pengepungan Yaman)” dengan tujuan menyoroti penderitaan rakyat Yaman yang terlupakan sebagai akibat dari blokade yang diberlakukan oleh koalisi pimpinan Saudi di negara tersebut dan memobilisasi upaya untuk mengakhirinya. sekarang.

BACA JUGA:

Banyak aktivis yang berinteraksi dengan kampanye di Twitter dengan tagar #EndTheSiegeOnYemen.

Kampanye Internasional Tuntut Dikahirinya Blokade Yaman Dilincurkan
Potret anak-anak Yaman

Yaman hidup di bawah kondisi kemanusiaan tragis di semua tingkatan karena pengepungan sewenang-wenang yang diberlakukan di negara itu oleh koalisi pimpinan Saudi.

Anggota Dewan Politik Tertinggi di Yaman Muhammad Ali Al-Houthi, dalam cuitannya mengatakan, “Atas nama rakyat Yaman yang tertindas, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para aktivis dari saudara-saudara Arab dan teman-teman di dunia yang meluncurkan kampanye untuk mengakhiri pengepungan yang tidak adil di Yaman, dan kami meminta orang-orang kami untuk berinteraksi dengannya di berbagai platform media sosial di bawah tagar #EndTheSiegeOnYemen,” baik dalam bahasa Arab maupun Inggris.

Selain itu, Menteri Penerangan di pemerintahan Sanaa, Daifallah Al-Shami menyampaikan “terima kasih, penghargaan, dan terima kasih kepada suara-suara kebebasan dari seluruh dunia yang merasakan penderitaan rakyat Yaman kami, yang tidak akan melupakan sikap tulus ini dan membalas kesetiaan. Kampanye #EndTheSiegeOnYemen. Sebuah suara di dunia keheningan yang mematikan.”

Sebelumnya, Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) menyoroti bahwa anak-anak Yaman adalah “yang pertama dan paling menderita” dari perang di Yaman.

UNICEF melaporkan bahwa setidaknya 10.000 anak di bawah umur tewas atau terluka dan 400.000 kekurangan gizi sejak koalisi pimpinan Saudi melancarkan agresi terhadap Yaman pada 2015.(ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: