Moskow: Rusia Takkan Memohon AS dan Uni Eropa Cabut Sanksi

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Vershinin, pada Hari Senin (14/03) mengatakan bahwa Rusia tidak akan memohon kepada AS dan negara-negara anggota Uni Eropa lainnya untuk mencabut sanksi, karena tekanan dari Barat dan seluruh dunia tidak akan mengubah haluan Moskow.

Menurut Vershinin, baik Washington dan Uni Eropa “telah berusaha sangat keras” untuk menjatuhkan sebanyak mungkin sanksi terhadap Rusia sebagai cara untuk merubah haluan Kremlin, “untuk memaksa kita mengubah keputusan yang telah dibuat. Tidak akan terjadi apa-apa”, ujar Vershinin menekankan, dikutip SputnikNews.

BACA JUGA:

“Sanksi bukanlah keputusan kita. Sanksi dikenakan oleh mereka, yang seperti AS, dan…mari kita langsung…negara-negara satelitnya ingin, untuk menekan Rusia. Menempatkan ekonomi kita dan rakyat Rusia biasa dalam situasi yang sangat sulit. Melakukan ini sebagai hukuman atas keputusan politik berdaulat Rusia,” jelas Vershinin dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Izvestia.

Moskow: Rusia Takkan Memohon AS dan Uni Eropa Cabut Sanksi
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Vershinin

Diplomat itu mencatat bahwa Rusia “tidak akan meminta sanksi ini dicabut,” karena sanksi terhadap negara ini tidak sah dan tidak efektif sebagai sarana untuk memberikan tekanan.

“Kita tidak akan meminta sanksi ini dicabut. Kita hanya akan mengembangkan ekonomi kita sendiri dan kemampuan kita untuk berkembang secara mandiri. Mengandalkan teman dan orang yang berpikiran sama seperti yang kita miliki,” kata Vershinin.

Amerika Serikat, negara-negara Uni Eropa dan sejumlah negara lain termasuk Jepang dan Kanada telah memberlakukan sanksi baru yang ekstensif terhadap Rusia dan organisasi-organisasi besar Rusia sebagai tanggapan atas operasi militer khusus Kremlin untuk mendemilitarisasi dan “mendenazifikasi” Ukraina. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: