Rakyat Menjerit Minyak Goreng Langka, Niluh Djelantik “Semprot” Buzzer

Bali, ARRAHMAHNEWS.COMMinyak goreng langka di pasaran, bahkan jika pun ada itu dibatasi, bahkan di beberapa daerah ada antrian mengular hanya untuk mendapatkan minyak goreng.

Hal ini membuat Niluh Djelantik mencak-mencak dan bahkan “Semprot” para buzzer yang diam tentang masalah ini.

BACA JUGA:

Niluh Djelantik, para buzzer gak usah bicara 2024 dulu, pakai empatimu. Daripada sibuk promosikan calon-calonmu, mending kamu turun ke lapangan bantu rakyat bersuara.

Rakyat Menjerit Minyak Goreng Langka, Niluh Djelantik "Semprot" Buzzer
Niluh Djelantik

Mengular berdiri berbaris hingga berkilo meter, berdesakan, berkeliling menjerit histeris.

DEMI APA?

Tidakkah mata dan hatimu terbuka ????

Wahai pejabat, wakil rakyat dan kementerian terkait.

Kalian ada dimana?????

Jika Indonesia bukan negara penghasil minyak kelapa sawit, silakan ajukan beribu alasan. Rakyat pasti paham.

TAPI FAKTANYA????

Negeri kita adalah penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia !!!! SUNGGUH IRONIS

BACA JUGA:

Rakyat menangis.

Harga diri seolah terinjak.

Tak pantaskah mereka diperjuangkan?????

PAK PRESIDEN KESAYANGAN KAMI @jokowi Ini rakyatmu Pak. Mohon tindak tegas mereka yang menimbun, melanggar, mengindahkan instruksi bapak dan dengan sengaja menyusahkan rakyat. Jangan kuatir, rakyat berada di belakangmu.

Dikutip dari Kontan, pemerintah menerapkan kebijakan baru mengenai minyak goreng. Dalam kebijakan ini pemerintah mencabut penetapan harga eceran tertinggi (HET) minyak kemasan yang semula Rp 14.000 per liter dan harga akan diserahkan ke mekanisme pasar.

Selain kebijakan itu, pemerintah juga memberikan subsidi untuk minyak goreng. Dan menetapkan HET minyak curah menjadi Rp 14.000 per liter yang sebelumnya Rp 11.500 per liter.

Menyusul dengan kebijakan tersebut harga minyak goreng curah saat ini mengalami kenaikan dari semula RP 16.000 per liter menjadi Rp 20.000 per liter. Selain itu stok minyak goreng curah alami kelangkaan di pasar.

“Nah harga curah sudah naik sekarang. Per jerigen naiknya Rp 50.000 hari ini. Per liternya jual Rp 20.000 besok, kemarin masih jual Rp 16.000. susah lagi sekarang barangnya. Dari distributor hanya dijatah dua jerigen aja, itu pun karna langganan,” kata Anly pedagang di pasar tradisional pada kontan Jumat  (18/3).

Lebih lanjut dia menyampaikan permintaan pembeli saat ini banyak yang beralih ke minyak goreng curah karena perbandingan harga yang jauh berbeda. Namun dia menyayangkan keberadaan minyak goreng curah yang sulit dicari.

Sementara itu stok minyak goreng kemasan di ritel modern saat ini sudah kembali normal, tidak terlihat kekosongan di rak minyak goreng dan pembeliannya tidak lagi dibatasi.

Padahal sebelum kebijakan ini diterapkan keberadaan minyak goreng kemasan di ritel modern nyaris selalu kosong.

Selain itu, sejak diterapkannya kebijakan baru tentang HET minyak goreng kemasan, di ritel modern harga minyak goreng alami kenaikan drastis dari harga sebelumnya. Saat ini Harga minyak goreng kemasan mencapai Rp 25.000 per liter yang sebelumnya Rp 14.000 per liter. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: