Saree: Yaman akan Terus lancarkan Pembalasan sampai Agresi Berhenti

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Tentara Yaman telah merilis rincian lebih lanjut dari operasi pembalasan terbarunya terhadap Arab Saudi yang dijuluki ‘Mendobrak Pengepungan’, dan tindakan militer serupa lainnya, menekankan kelanjutan dari operasi tersebut sampai rezim Riyadh menghentikan agresinya terhadap Yaman.

Juru bicara Angkatan Darat Yahya Saree membuat pernyataan mengenai hal ini dalam konferensi pers yang disiarkan langsung dari ibukota Sana’a pada hari Senin.

BACA JUGA:

Saree mengatakan bahwa meskipun serangan udara dan artileri dilancarkan tanpa henti oleh koalisi yang dipimpin Saudi dan tentara bayarannya, bangsa Yaman tetap tangguh selama beberapa tahun terakhir perang.

Saree: Yaman akan Terus lancarkan Pembalasan sampai Agresi Berhenti
Jenderal Yahya Saree

“Tentara Yaman akan melanjutkan serangan balasannya terhadap Arab Saudi sampai Riyadh menghentikan perang agresinya”, dikutip PressTV.

“Koalisi pimpinan Saudi mengatakan menginginkan perdamaian tetapi melakukan serangan lanjutan terhadap warga sipil,” kata jubir Yaman itu, menambahkan bahwa musuh “menargetkan daerah-daerah pemukiman di Yaman”.

Mengenai jumlah korban musuh, Saree mengatakan bahwa pasukan Yaman telah membunuh dan melukai sekitar “20.000 orang yang berperang untuk koalisi pimpinan Saudi, termasuk lebih dari 10.000 tentara Saudi, dan lebih dari 1.200 tentara Emirat.”

“Tentara Yaman telah melakukan sejumlah besar serangan rudal dan serangan pesawat tak berawak terhadap Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA),” tambahnya.

Saree mengatakan tentang serangan rudal, yang berjumlah lebih dari 1.800. Setidaknya 1.200 diantaranya dilancarkan ke target pertemuan musuh di dalam Yaman dan hampir 600 lainnya telah mendarat di wilayah Saudi dan Emirat.

“Kami berhasil merusak lebih dari 17.000 kendaraan, kendaraan lapis baja, pengangkut personel, tank, buldoser dan berbagai senjata yang sebagian besar didokumentasikan melalui video dan audio,” katanya.

“Tentara Yaman siap menghadapi ancaman musuh,” kata Saree.

“Kami bukan Yaman yang menyerah. Kami adalah Yaman yang merdeka.” (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: