Ditengah Krisis, Saudi Kembali Rampas Kapal Minyak Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Perusahaan Minyak Yaman (YPC) mengatakan bahwa koalisi pimpinan Saudi telah melarang kapal yang membawa bahan bakar untuk berlabuh di pelabuhan Hodeidah, jalur penyelamat bagi jutaan orang Yaman.

Essam al-Mutawakel, juru bicara YPC, mengatakan dalam sebuah cuitan pada hari Rabu bahwa koalisi yang dipimpin Saudi telah merebut “kapal bahan bakar darurat ketiga” dalam upaya untuk “Memperketat jerat pada orang-orang Yaman”.

BACA JUGA:

Ia mencatat bahwa kapal, yang dijuluki “Sundus” tersebut, membawa 32.331 ton bahan bakar dan telah diperiksa dan memperoleh izin PBB untuk memasuki Yaman.

Ditengah Krisis, Saudi Kembali Rampas Kapal Minyak Yaman
Lokasi minyak Yaman di sita Saudi

Kejadian terbaru ini menambah jumlah kapal BBM yang disita koalisi menjadi empat.

Awal bulan ini, Al-Mutawakkel mengatakan bahwa negara Arab itu mengalami krisis terberat sejak dimulainya agresi dan pengepungan Saudi hampir tujuh tahun lalu.

Menteri Perminyakan dan Mineral Yaman, Ahmad Abdullah Dares, telah memperingatkan bahwa penyitaan Saudi atas kapal yang membawa produk minyak ke Yaman dapat menyebabkan penangguhan sektor jasa dan menyebabkan “bencana kemanusiaan.” (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: