Barat Berupaya Politisasi Isu Kemanusiaan Ukraina di PBB

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COMNegara-negara Barat melakukan segala upaya untuk mempolitisasi masalah kemanusiaan yang dihadapi Ukraina di platform PBB. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan hal ini pada pertemuan dengan Presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC) Peter Maurer di Moskow pada hari Kamis.

“Kita dapat melihat bahwa rekan-rekan Barat kita melakukan segala upaya di dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mempolitisasi masalah kemanusiaan dan mengubahnya melawan Rusia.

BACA JUGA:

Bukti lain dari itu muncul kemarin saat pemungutan suara pada resolusi yang diajukan oleh Rusia, yang, jika disahkan, dapat telah membantu memecahkan banyak masalah di lapangan, termasuk yang dihadapi tim ICRC di Ukraina,” kata Lavrov sebagaimana dikutip TASS.

Barat Berupaya Politisasi Isu Kemanusiaan Ukraina di PBB
Sergey Lavrov

“Kami tertarik untuk memecahkan masalah yang menumpuk di Ukraina, serta menghilangkan hambatan buatan yang mencegah evakuasi warga sipil dan pengiriman bantuan kemanusiaan,” kata diplomat top Rusia itu.

Dewan Keamanan PBB pada hari Rabu gagal meloloskan rancangan resolusi Rusia tentang situasi kemanusiaan di Ukraina, yang disponsori bersama oleh Belarus, Korea Utara dan Suriah. Rusia dan China memberikan suara mendukung dokumen tersebut, sementara 13 anggota Dewan Keamanan PBB lainnya (Prancis, Inggris, AS, India, Irlandia, Kenya, Meksiko, Norwegia, Albania, Brasil, Gabon, Ghana, dan UEA) abstain dari pemungutan suara ini.

Agar sebuah resolusi dapat disahkan, resolusi tersebut perlu didukung oleh setidaknya sembilan dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB, tanpa salah satu dari lima anggota tetap menggunakan hak veto mereka.

Rusia mengembangkan dokumen tersebut setelah Prancis dan Meksiko menarik tawaran mereka untuk resolusi dewan keamanan mengenai situasi kemanusiaan di Ukraina.

Perwakilan tetap Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzy,a menunjukkan bahwa Moskow telah berusaha untuk menghindari politisasi situasi ketika mengerjakan dokumen tersebut dan menyerukan untuk memberikan bantuan kemanusiaan “Kepada semua pihak,” berkebalikan dengan rancangan resolusi Barat yang sepenuhnya menyalahkan Rusia. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: