Bakal Bahas Sanksi Anti-Rusia, India Tolak Delegasi Inggris

India, ARRAHMAHNEWS.COM Kunjungan delegasi tingkat tinggi Inggris ke India, yang terdiri dari anggota partai politik yang berbeda dan dipimpin oleh Ketua House of Commons Sir Lindsay Hoyle, dibatalkan pada saat-saat terakhir oleh otoritas India.

Menurut artikel The Guardian, delegasi 10 pejabat tinggi Inggris itu telah berdiskusi dengan India sejak Januari dan berencana mengunjungi New Delhi serta Rajasthan. Awalnya delegasi itu dilaporkan bertujuan membahas kesepakatan perdagangan bebas Inggris-India, tetapi tujuan berubah dalam konteks serangan militer Rusia di Ukraina. Para anggota delegasi berencana untuk membujuk New Delhi untuk mengambil sikap yang lebih keras terhadap Moskow.

BACA JUGA:

“Komisi Tinggi India kemudian mengubah keputusannya dan mengajukan keberatan pada menit terakhir. Tidak jelas apakah para pejabat India memiliki masalah dengan masing-masing anggota delegasi atau khawatir secara umum tentang anggota Parlemen Inggris yang berusaha membujuk perdana menteri India guna mengambil tindakan terhadap Rusia,” lapor The Guardian.

Bakal Bahas Sanksi Anti-Rusia, India Tolak Delegasi Inggris
Bendera Inggris dan India

Pada hari Selasa, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melakukan panggilan telepon dengan PM India Narendra Modi. Kedua pemimpin membahas situasi di Ukraina.

India meski tak mendukung Rusia, sejauh ini belum menjatuhkan sanksi atau mengecam Moskow atas aksi militer di Ukraina, dan masih terus membeli minyak Rusia meski mendapat tekanan dari masyarakat internasional. India enggan memutuskan hubungan dengan Rusia, bahkan saat ini sedang mendiskusikan mekanisme untuk beralih ke perdagangan rubel-rupe.

Pekan lalu, perwakilan Inggris menyatakan kekecewaannya atas posisi netral India terhadap Rusia, tetapi menyatakan harapan bahwa pandangan negara itu akan berubah, karena negara tersebut terus menjadi mitra dagang utama bagi Inggris.

BACA JUGA:

Pada hari Kamis, Menteri Luar Negeri China Wang Yi tiba di India dalam kunjungan mendadak untuk pembicaraan tingkat tinggi dengan Menteri Luar Negeri Subrahmanyam Jaishankar dan Penasihat Keamanan Nasional Ajit Doval. Diperkirakan bahwa pembicaraan berpusat pada situasi geopolitik di tengah operasi militer Rusia di Ukraina, sementara India diperkirakan akan melanjutkan diskusi tentang sengketa wilayah China-India di wilayah Ladakh. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: