Tersangka Pembunuh Presiden Haiti Setuju Diekstradisi ke AS

Haiti, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang mantan senator Haiti yang merupakan salah satu tersangka utama dalam pembunuhan mantan Presiden Jovenel Moïse setuju untuk diekstradisi ke AS guna menghadapi dakwaannya. Pengacaranya mengatakan hal ini kepada Associated Press pada Hari Kamis.

“Belum jelas kapan John Joël Joseph, yang ditangkap di Jamaika pada Januari itu akan diekstradisi dari pulau Karibia,” kata pengacara pembela Donahue Martin. Ia menambahkan bahwa istri Joseph dan dua putranya telah meminta suaka di Jamaika dan sedang menunggu tanggapan, dikutip LaTimes.

BACA JUGA:

Martin menolak mengomentari perjanjian ekstradisi ini, dan belum ada rincian lebih lanjut yang tersedia.

Tersangka Pembunuh Presiden Haiti Setuju Diekstradisi ke AS
Pembunuhan Presiden Jovenel Moïse

Dua tersangka lain dalam kasus ini, pengusaha Haiti-Chili Rodolphe Jaar dan tentara Kolombia Mario Antonio Palacios, baru-baru ini diekstradisi ke AS untuk menghadapi dakwaan. Jaar ditangkap di Republik Dominika pada bulan Januari dan Palacios ditangkap di Jamaika pada bulan Oktober.

Keduanya didakwa berkonspirasi untuk melakukan pembunuhan atau penculikan di luar Amerika Serikat dan memberikan dukungan materi yang mengakibatkan kematian, mengetahui atau bermaksud bahwa dukungan materi tersebut akan digunakan untuk mempersiapkan atau melaksanakan konspirasi guna membunuh atau menculik.

Sebuah laporan dari Kepolisian Nasional Haiti yang belum dipublikasikan tetapi diperoleh oleh AP mengutip beberapa sumber yang mengatakan Joseph memiliki beberapa hubungan dengan serangan 7 Juli, dengan setidaknya satu orang mengidentifikasinya sebagai salah satu pemimpin.

Sumber mengatakan bahwa Joseph membayar tunai untuk sewa mobil yang digunakan oleh para penyerang dan bertemu dengan tersangka lain sebelum pembunuhan, yang terjadi sebelum fajar di kediaman pribadi Moïse.

Laporan itu juga menyatakan bahwa mantan senator tersebut memperkenalkan tersangka lain kepada Joseph Badio, tersangka pemimpin plot yang sebelumnya bekerja untuk Kementerian Kehakiman Haiti dan unit antikorupsi pemerintah sampai ia dipecat. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: