Yaman Gelar Demo Akbar Peringati Hari Ketahanan Nasional ke-8

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Ibu kota Yaman, Sanaa, menyaksikan unjuk rasa besar-besaran di alun-alun “Bab Al-Yaman”, dalam rangka memperingati Hari Ketahanan Nasional pada Sabtu (26/03) kemarin dengan partisipasi ratusan ribu warga.

Peserta unjuk rasa membawa bendera Yaman dan spanduk ekspresif, dan meneriakkan slogan-slogan kebebasan dan keteguhan melawan para aggressor. Para pengunjuk rasa juga membakar bendera Amerika.

Dalam pidatonya di acara tersebut, Mufti Yaman, ulama Syams Al-Din Sharaf Al-Din, menegaskan bahwa keteguhan rakyat Yaman dalam menghadapi agresi selama tujuh tahun menuai buahnya hari ini dalam kemuliaan, kemenangan dan kebebasan.

BACA JUGA:

“Agresi mencurahkan semua kebencian dan kedengkiannya pada kita, dan Tuhan telah menggagalkan semua rencana mereka dan hari ini mereka mengemis kepada dunia,” katanya.

“Kita sedang menyongsong tahun kedelapan dengan keteguhan, ketabahan dan iman, dan kita harus bersabar dalam menghadapi agresi. Buah dari ketabahan adalah kemenangan, insya Allah,” ujarnya menambahkan.

Ia menunjukkan bahwa koalisi agresi sedang terguncang hari ini dan memohon bantuan semua orang karena mereka salah, dan mereka akan segera melihat apa yang mereka peringatkan dari orang-orang Yaman.

BACA JUGA:

Sementara itu, para pengunjuk rasa dalam sebuah pernyataan bersama mengatakan, “Bangsa kita dengan tegas, kuat dan penuh semangat memasuki tahun kedelapan ketahanan dalam menghadapi agresi koalisi pimpinan Saudi. Kita siap untuk menerapkan arahan dan pedoman dari pemimpin gerakan Ansarullah, Abdul-Malik al-Houthi, dan mencapai peningkatan militer, keamanan, ekonomi dan media sambil berdiri melawan serangan yang dipimpin Saudi.”

“Kami mendesak orang-orang yang mencintai kebebasan di wilayah Yaman yang diduduki Saudi untuk bangkit melawan pasukan koalisi dan tentara bayaran mereka, serta mengusir mereka (para penjajah) dari komunitas mereka,” bunyi pernyataan itu menambahkan.

Para demonstran juga menyuarakan dukungan kuat mereka untuk serangan pembalasan terbaru dengan rudal dan pesawat tak berawak oleh Angkatan Bersenjata Yaman beserta para pejuang sekutu dari Komite Populer terhadap fasilitas penyimpanan minyak di Arab Saudi, menekankan bahwa serangan semacam itu akan menghalangi rezim Riyadh dari agresinya dan akan menghancurkan kekejaman. pengepungan di Yaman.

“Kami menyerukan kepada negara-negara penyerang untuk menghentikan agresi mereka, mencabut pengepungan, dan mengambil pelajaran dari kerugian yang diderita selama tujuh tahun terakhir,” bunyi pernyataan itu juga.

“Kami menegaskan kembali kepatuhan kami terhadap kebijakan prinsip kami, terutama masalah Palestina. Kami berdiri bersama saudara-saudara Palestina kami di jalan perlawanan dan perjuangan yang sama,” kata para pengunjuk rasa.

Di tempat lain di kota barat laut Saa’da, orang-orang membawa bendera Yaman serta foto-foto mantan pemimpin Ansarullah, Hussein Badreddin al-Houthi, yang syahid, dan pimpinan Ansarullah saat ini, Abdul-Malik al-Houthi.

Mereka meneriakkan slogan-slogan menentang tindakan kriminal Saudi, dan menyuarakan perlawanan gigih mereka. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: