Jelang Kunjungan Erdogan ke Saudi, Pengadilan Turki Hentikan Kasus Khashoggi

Turki, ARRAHMAHNEWS.COM Menjelang kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Arab Saudi, pengadilan Turki memutuskan untuk menghentikan persidangan tersangka Saudi atas pembunuhan jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi dan memindahkan kasusnya ke Arab Saudi.

Khashoggi, yang merupakan kritikus terkemuka putra mahkota Saudi Mohammed Bin Salman, dibunuh secara brutal di konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018. Pemerintah Turki saat itu telah menyerukan pengadilan internasional dalam kasus pembunuhan tingkat tinggi.

BACA JUGA:

Pengadilan Turki, menurut laporan PressTV, menangguhkan persidangan Khashoggi secara in absentia terhadap 26 warga negara Saudi yang dituduh membunuhnya di dalam konsulat Saudi di Istanbul.

Jelang Kunjungan Erdogan ke Saudi, Pengadilan Turki Hentikan Kasus Khashoggi
Poster Jamal Khashoggi

Menteri Kehakiman Turki mengatakan red notice telah dikeluarkan untuk 26 tersangka, 20 diantaranya diminta untuk diekstradisi ke Turki, namun permintaan pengadilan ditolak, dan Arab Saudi menuntut kasus tersebut dipindahkan ke Riyadh.

Walaupun dikatakan bahwa kasus ini akan dipindahkan ke Arab Saudi, namun banyak pakar melihat seolah-olah kasus ini akan ditutup.

Para pejabat Saudi mengatakan kasus itu sudah ditutup dan mereka yang terlibat telah dihukum.

BACA JUGA:

Tunangan Khashoggi, Hattice Cengiz, berbicara kepada wartawan di depan gedung pengadilan, mengatakan bahwa ia akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Banyak yang percaya bahwa perubahan drastis sikap Turki atas kasus ini adalah karena upaya Ankara untuk memulihkan hubungannya dengan Arab Saudi.

Para pejabat Turki sebelumnya mengatakan bahwa Khashoggi, seorang kritikus terkenal terhadap rezim Saudi, dibunuh dan dipotong-potong di dalam konsulat Saudi dalam sebuah operasi yang disetujui oleh pejabat tertinggi di kerajaan.

Persidangan Khashoggi meningkatkan gesekan antara Ankara dan Riyadh, tetapi tampaknya Presiden Erdogan saat ini tengah mencari sambutan hangat dalam kunjungannya yang akan datang ke kerajaan itu. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: