Dubes Saudi dan Kuwait Kembali ke Lebanon Pasca Boikot Diplomatik

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM Duta besar Arab Saudi dan Kuwait telah kembali ke Libanon. Langkah ini merupakan perubahan haluan diplomatik yang terjadi ketika negara yang dilanda krisis itu bersiap-siap untuk pemilihan.

Kementerian luar negeri Arab Saudi dan Kuwait mengeluarkan pernyataan terpisah pada hari Kamis yang mengumumkan kembalinya duta besar mereka ke Lebanon, setelah boikot diplomatik berbulan-bulan yang dipicu oleh pernyataan seorang menteri Lebanon yang mengkritik perang koalisi pimpinan Saudi di Yaman.

BACA JUGA:

“Menanggapi seruan dan permintaan dari kekuatan politik nasional moderat di Lebanon, dan untuk menguatkan komitmen Perdana Menteri Lebanon guna mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan penting untuk meningkatkan (hubungan) dengan Kerajaan dan negara-negara Dewan Kerjasama Teluk [Persia] dan menghentikan semua kegiatan politik, militer dan keamanan yang mempengaruhi Kerajaan dan negara-negara Dewan Kerjasama Teluk [Persia], Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengumumkan kembalinya Duta Besar “Arab Saudi ke Lebanon,” ungkap Kementerian Luar Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan, dikutip MNA.

Dubes Saudi dan Kuwait Kembali ke Lebanon Pasca Boikot Diplomatik
Bendera Saudi dan Libanon

Kementerian juga menekankan “pentingnya kembalinya Republik Lebanon ke kedalaman komunitas Arabnya”.

Kementerian Luar Negeri Kuwait, pada bagiannya, mengatakan kembalinya duta besar Kuwait ke Libanon dilaksanakan “sebagai tanggapan atas seruan yang diluncurkan oleh kekuatan politik nasional moderat di Libanon, dan sebagai tanggapan atas komitmen yang dibuat oleh Perdana Menteri Republik persaudaraan Lebanon untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan penting untuk meningkatkan kerja sama dengan Negara Kuwait dan negara-negara Dewan Kerjasama Teluk [Persia] dan untuk menghentikan semua kegiatan politik, militer dan keamanan yang mempengaruhi negara-negara GCC.”

Arab Saudi dan Kuwait, bersama dengan beberapa negara Arab lainnya, menarik duta besar mereka untuk Lebanon dan mengusir duta besar Lebanon sebagai tanggapan atas pernyataan George Kordahi, mantan menteri informasi Lebanon, Oktober lalu.

Pemutusan hubungan diplomatik terjadi setelah pernyataan video dari pembawa acara televisi populer yang menjadi politisi itu memicu perdebatan sengit di platform media sosial di dunia Arab. Video tersebut menampilkan George Kordahi yang menentang perang Saudi-Emirat di Yaman beberapa minggu sebelum menjadi menteri informasi Lebanon. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: