Analis: Mengapa AS Kudeta Imran Khan di Pakistan?

Pakistan, ARRAHMAHNEWS.COM Kampanye pemerintahan Biden untuk menggulingkan pemerintahan Imran Khan yang terpilih secara demokratis di Pakistan telah berhasil, menurut seorang penulis dan komentator politik Amerika. “Kekaisaran tidak pernah tidur.”

Perdana Menteri Khan digulingkan setelah kehilangan mosi tidak percaya di parlemen pada Sabtu malam.

BACA JUGA:

Menurut ketua DPR, Sardar Ayaz Sadiq, partai-partai oposisi mampu mengamankan 174 suara di majelis yang beranggotakan 342 orang itu untuk mendukung mosi tidak percaya, menjadikannya suara mayoritas. Hanya ada beberapa legislator dari partai berkuasa Khan yang hadir untuk proses tersebut.

Analis: Mengapa AS Kudeta Imran Khan di Pakistan?
Imran Khan

“Kudeta lunak AS di Pakistan hanyalah satu contoh lagi dari CIA yang menancapkan jari-jari kotornya di setiap sudut yang dapat dijangkaunya di seluruh dunia. Kekaisaran tidak pernah tidur. Beberapa orang berkata Anda tahu maksud saya, Khan belum benar-benar melakukan apa pun,” kata Daniel Patrick Welch kepada Press TV pada Minggu pagi.

“Tapi Anda harus ingat ini adalah Perang Dunia. Mereka beroperasi di mana-mana. Mereka disengat minggu lalu di Hongaria; mereka khawatir tentang hari esok di Prancis dengan Le Pen yang berpotensi mendapatkan lebih banyak suara daripada yang mereka inginkan,” tambahnya.

“Khan akan bertindak secara independen. Ingat korupsi membuat tidak stabil dan mereka dapat memanfaatkannya dengan baik. Ini juga memberikan celah atau wormhole bagi mereka untuk mengganggu dan memperlambat hubungan yang sedang berkembang dengan China,” katanya.

“Imran Khan sudah cukup jelas bahwa dia tidak berniat untuk melakukan latihan lintas batas untuk CIA, yang tidak punya tempat untuk melakukan pekerjaan kotor setelah diusir dari Afghanistan,” kata analis tersebut.

“Semuanya berhubungan dengan perang kotor di Ukraina, menggunakan Nazi sebagai proksi, dan perang yang berkepanjangan di Rusia dan China,” katanya.

BACA JUGA:

“Ini semua adalah bagian dari teka-teki jahat. Dan benar-benar menjijikkan bahwa mereka keluar dan menuduh orang lain melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, Anda tahu ketika tidak ada kekuatan lain dalam sejarah manusia yang telah bertindak separah AS dan pendahulunya, Kerajaan Inggris di panggung dunia,” pungkas Welch.

Rusia mengecam “upaya campur tangan tak tahu malu” oleh Amerika Serikat dalam urusan internal Pakistan, dengan mengatakan bahwa Washington berusaha menghukum Perdana Menteri Khan yang “tidak patuh” setelah kunjungannya ke Moskow pada 23-24 Februari.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Senin, bahwa perkembangan politik di Pakistan “tidak meninggalkan keraguan” bahwa Amerika Serikat berencana untuk menggulingkan pemerintah Khan.

Kantor luar negeri Rusia mengutuk Amerika Serikat atas keterlibatannya dalam dugaan konspirasi untuk menggulingkan pemerintah Pakistan. (ARN)

Sumber: PressTV

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: