Terkait Serangan Kramatorsk, China: Jangan ada Tuduhan Tanpa Bukti

China, ARRAHMAHNEWS.COM Beijing mendesak semua pihak untuk tetap tenang dan menghindari tuduhan tak berdasar sampai penyelidikan atas serangan rudal pada hari Jumat di stasiun kereta api di kota Kramatorsk, Ukraina, diselesaikan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan hal ini pada konferensi pers pada Hari Senin (11/04).

“Mengenai laporan penyerangan stasiun kereta api yang anda sebutkan, harus dipastikan kebenaran dan penyebabnya. Namun, kami percaya bahwa masalah kemanusiaan tidak boleh dipolitisasi dan semua tuduhan harus didasarkan pada fakta,” tegasnya.

BACA JUGA:

“Para pihak harus menghindari tuduhan tanpa dasar dan tetap tenang sampai penyelidikan menyajikan kesimpulannya,” tambah diplomat itu sebagaimana dikutip TASS.

Terkait Serangan Kramatorsk, China: Jangan ada Tuduhan Tanpa Bukti
Kramatorsk

Zhao Lijian juga mencatat bahwa China menaruh banyak perhatian pada situasi kemanusiaan di Ukraina dan prihatin dengan kerusakan yang terjadi pada warga sipil. Ketika ditanya apakah China percaya bahwa Rusia terlibat dalam insiden itu, ia mengatakan bahwa Beijing “mendukung penyelidikan yang tidak memihak, independen, dan transparan atas situasi tersebut.”

Pada tanggal 8 April, sedikitnya 50 orang tewas dan sekitar 100 menderita luka-luka dalam serangan rudal di stasiun kereta api di Kramatrosk yang saat ini dikendalikan oleh pasukan Ukraina.

Setelah serangan rudal, Kiev bergegas untuk menyalahkan Moskow. Kementerian Pertahanan Rusia, bagaimanapun, membantah klaim Kiev, menekankan bahwa pasukan Rusia tidak melakukan misi tempur di Kramatorsk pada 8 April.

Selain itu, kementerian menekankan bahwa pecahan proyektil yang telah ditemukan di dekat stasiun kereta api Kramatorsk adalah milik Tochka-U. Ini adalah jenis rudal taktis yang hanya digunakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, serangan mematikan serangan dilakukan oleh batalion rudal Ukraina di dekat kota Dobropolye yang dikuasai Ukraina yang terletak 45 kilometer barat daya Kramatorsk. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: