Rusia: Transpor Senjata NATO-AS ke Ukraina “Target Militer Sah”

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Rusia mengatakan bahwa pihaknya memandang pasokan senjata Amerika Serikat dan NATO di Ukraina sebagai target militer ‘sah’. Moskow memperingatkan tanggapan keras jika ada upaya Barat untuk mengancam militer Rusia.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, dalam sebuah wawancara dengan TASS pada hari Rabu, mengatakan bahwa Moskow akan melihat kendaraan AS dan NATO yang mengangkut senjata di wilayah Ukraina sebagai target militer yang sah.

BACA JUGA:

“Kami memperingatkan bahwa pengangkutan senjata AS-NATO melintasi wilayah Ukraina akan dianggap oleh kami sebagai target militer yang sah,” katanya. Ia memperingatkan bahwa setiap upaya oleh Barat untuk secara signifikan membahayakan militer Rusia atau sekutu separatisnya di Ukraina akan ditindak dengan keras.

Rusia: Transpor Senjata NATO-AS ke Ukraina “Target Militer Sah”
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan “operasi militer khusus” pada 24 Februari untuk demiliterisasi Donetsk dan Luhansk, yang sebagian besar dihuni oleh etnis Rusia, di Ukraina timur. AS dan sekutunya di Eropa menyebut operasi militer itu sebagai “perampasan tanah oleh Putin,” dengan kemudian memberlakukan gelombang sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Moskow.

Pada tahun 2014, kedua wilayah yang secara kolektif dikenal sebagai Donbass, mendeklarasikan diri sebagai republik baru; sebuah langkah yang memicu konflik berdarah antara Kiev dan separatis bersenjata pro-Rusia.

“Kami membuat Amerika dan Barat memahami bahwa upaya untuk memperlambat operasi khusus kami, untuk menimbulkan kerusakan maksimum pada kontingen Rusia dan formasi DPR dan LPR (Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk) akan ditekan dengan keras,” ujar Ryabkov memperingatkan. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: