Inilah 7 Negara dengan Durasi Puasa Terpendek Hingga Terpanjang

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM Salah satu hal yang menarik dari setiap datangnya bulan Ramadhan adalah perbedaan durasi puasa di setiap negara di dunia. Durasi puasa ini bisa berlangsung sekitar 11 jam hingga sekitar lebih dari 20 jam di tempat berbeda di berbagai belahan dunia.

Mengapa berbeda? Hal ini disebabkan oleh banyak faktor seperti gerak bumi, rotasi dan revolusi bumi, serta gerak semu matahari.

BACA JUGA:

Berikut 7 negara yang memiliki durasi puasa dari mulai terpendek hingga terlama, menurut situs econo channel:

Inilah 7 Negara dengan Durasi Puasa Terpendek Hingga Terpanjang
Bulan Puasa

Selandia Baru

Selandia Baru adalah negara yang memiliki durasi waktu puasa tercepat di dunia. Umat Islam di Selandia Baru hanya perlu berpuasa selama 11 jam. Selama bulan Ramadhan, Selandia Baru berada di musim gugur hingga musim dingin yang menyebabkan matahari hanya muncul sebentar dan membuat waktu puasa menjadi lebih singkat.

Chili

Chile mencatat waktu puasa mulai dari 12 jam 26 menit di hari pertama dan 11 jam 44 menit di hari terakhir. Selama bulan Ramadhan, Chili biasanya berada di pertengahan musim gugur hingga musim dingin. Ketika dua musim ini berlangsung, matahari hanya muncul sebentar sehingga durasi puasa menjadi lebih singkat.

Indonesia

Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam memiliki durasi puasa standar. Durasi puasa di Indonesia sekitar 13 jam. Hal ini membuat Indonesia menempati posisi kedua dalam durasi puasa terpendek di negara-negara Asia. Ramadhan di Indonesia adalah sesuatu yang sangat dirindukan karena terkenal dengan keramaian dan antusias yang tinggi dari masyarakat.

Korea Selatan

Durasi puasa di Korea Selatan tergantung pada kondisi musim di sana. Pasalnya, Korea Selatan merupakan negara dengan empat musim. Pada Ramadhan 2022 ini, Korea mengalami musim semi, yang merupakan peralihan dari musim dingin. Oleh karena itu, untuk tahun ini waktu puasa di Korea Selatan sekitar 14 jam.

Jepang

Durasi puasa di Jepang sekitar 15 jam. Ramadhan ini jatuh pada musim panas sehingga tubuh menjadi lebih mudah lelah. Dilansir dari situs Muslim, salah satu warga Muslim di Tokyo mengatakan bahwa kehidupan di sana begitu cepat, makanya puasa tidak terasa sama sekali. Mereka bangun, lalu bekerja atau belajar, lalu pulang, berbuka, tidur, dan sebagainya. Di Jepang, umat Islam tidak dianggap sebagai minoritas, dan banyak kelompok Muslim menyelenggarakan buka puasa bersama.

Inggris

Sekitar tiga juta Muslim di seluruh Inggris, menjalankan puasa selama 18 hingga 19 jam. Berbeda dengan di negara-negara mayoritas Muslim, puasa di Inggris terasa sepi. Sebagian besar orang menunggu untuk berbuka puasa di rumah bersama keluarga.

Finlandia

Negara-negara Skandinavia yang letaknya sangat dekat dengan Kutub Utara seperti Norwegia dan Finlandia, wajib berpuasa lebih dari 20 jam. Di Finlandia sendiri, waktu puasa sekitar 23 jam. Mereka berbuka puasa sekitar pukul 00.30 dan kembali makan sahur sekitar pukul 01.30. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: