Ultimatum Ditolak, Rusia Siap Ratakan Azovstal dengan Tanah

Moskow, ARRAHMAHNEWS.COM Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Minggu mengancam “pemusnahan” tentara Ukraina yang masih bertempur di kota Mariupol, karena menegaskan bahwa ultimatum yang menuntut penyerahan mereka telah diabaikan.

Pejabat Mariupol pada hari Minggu mengatakan pasukan Ukraina akan terus mempertahankan kota Mariupol meskipun ada ultimatum dari Rusia, CNN melaporkan.

BACA JUGA:

Seorang penasihat walikota Mariupol telah menanggapi permintaan Kementerian Pertahanan Rusia bahwa tentara Ukraina yang masih melawan di sebagian kota harus menyerah, dengan mengatakan pasukan Ukraina terus berperang.

Ultimatum Ditolak, Rusia Siap Ratakan Azovstal dengan Tanah
Peta Azovstal

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa tentara Ukraina yang dikepung di pabrik baja raksasa di kota itu telah didesak “untuk secara sukarela meletakkan senjata dan menyerah untuk menyelamatkan hidup mereka”.

“Namun, rezim nasionalis Kiev, menurut intersepsi radio, melarang negosiasi tentang penyerahan diri,” tambah kementerian itu.

Kementerian juga menegaskan bahwa menurut tentara Ukraina yang sebelumnya menyerah “ada hingga 400 tentara bayaran asing yang bergabung dengan pasukan Ukraina” terjebak di pabrik baja, termasuk orang Eropa dan Kanada.

“Jika terjadi perlawanan lebih lanjut, semuanya akan dieliminasi,” tambahnya. (ARN)

Sumber: FNA

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: